What i will to do in the future or after graduate, i think i want to increase my skill on makeup because i love makeup too not just horse, i will go to makeup school if my parents allow me. But if they dont allow me i think i want to find a job on a bank because i think i like to have a job on a bank, touch and look a lot of money although its not my money HAHAHAHA.
Or maybe i will rest a little bit and do my thing, enjoy the freedom from the college life that really it makes me sick.
I dont know exactly what i want to do after graduate, just go with the flow but still i have a plan for my future. Yeah thats it, i hope you understand my grammar. Sorry if you dont:)
Senin, Mei 02, 2016
Interesting place
When holiday me and my family always like to go to my uncle's villa at Lembang. That place is so peace not like at the Jakarta, its like you running away from your crazy daily habit. Me and my family prefer mountain than the beach because mountain feels more refreshing than the beach. Oya i have 1 horse in my uncle's barn and her name is jacko, which take care by someone i called him bang mamat, so when im not there my horse still ada yg ngurus, soooooo you can tell that i love horse.
Not far from my uncle's villa there is a hot spring which me and my family always go to that place when night, but i hate the smell of it, its called belerang and i dont like it because its smell like a fart or raw egg or something like that. But some people said that belerang is good for you body, it can make you healtier if you follow the procedur right.
My aunt have alittle vegetables or fruit garden depending on what my aunt want to plant. If the season is good, me and my family always help her to harvest the vegetables or the fruit that my aunt take care of her self. I love the tomatoes that my aunt plant because it taste more fresh than you buy it from the supermarket. So thats my interesting place, hope you like it and understand it.
Not far from my uncle's villa there is a hot spring which me and my family always go to that place when night, but i hate the smell of it, its called belerang and i dont like it because its smell like a fart or raw egg or something like that. But some people said that belerang is good for you body, it can make you healtier if you follow the procedur right.
My aunt have alittle vegetables or fruit garden depending on what my aunt want to plant. If the season is good, me and my family always help her to harvest the vegetables or the fruit that my aunt take care of her self. I love the tomatoes that my aunt plant because it taste more fresh than you buy it from the supermarket. So thats my interesting place, hope you like it and understand it.
Selasa, Maret 29, 2016
Tugas Softskill Bahasa Inggris 2
Nama Kelompok :
- Andini Pratiwi (10212802)
- Arini Widi Antari (11212136)
- Devitri R (11212933)
- Iing Apriyanti (18212457)
- Juannisa Nigita (13212981)
- Yulia Marlen (17212930)
pertama, produksi adalah penciptaan jasa atau perubahan bahan ke dalam suatu produk. salah satu contoh adalah konversi dari bijih besi menjadi bagian mobil logam. selanjutnya produk ini perlu dipindahkan dari pabrik ke pasar. ini dikenal sebagai proses distribusi. Sebuah mobil mungkin dipindahkan dari sebuah pabrik di Detroit ke sebuah dealer mobil di Miami
first, production is the creation of services or the changing of materials into product. one example is the conversion of iron ore into metal car parts. next these products need to be moved from the factory to the marketplace. this is known as distribution. A car might be moved from a factory in Detroit to a car dealership in Miami.
1. What is the main idea of paragraph 1?
The main idea of paragraph 1 is a definition of business is the production,distribution,and sale of goods and services for a profit
2. How does the modern meaning of business differ from traditional one?
The concepts and activities of business have increased in modern time. Traditionaly, business simply meant exchange or trade for things people wanted or needed.
3. What is the main idea of paragraph 2 ?
Definition of Production and distribution of car
4. What is ‘Production’?
Production is the creation of services or the changing of materials into products.
5. What is distribution ?
Product need to be moved from the factory to the marketplace
6. How do goods differ from service ?
Goods are products which people either need or want.Services,on the other hand,are activities which a person or group performs for another person or organization
7. What is ‘Sale?
Sale is the exchange of a product or service for money.
8. How many factors are there in bsiness ? what are they ?
3, Production, distribution and sale
9. What is profit ?
Profit is the money that remains after all the expenses are paid
10. What is the primary goal of business activity ?
Creating an economic surplus or profit
Sabtu, Januari 10, 2015
Analisis perilaku konsumen melalui pendekatan utiliti
Perilaku konsumen dapat dianalisis melalui pendekatan IC. Definisi IC adalah kurva yang menunjukkan tempat kedudukan titik-titik yang menunjukkan kombinasi antara barang yang dikonsumsi (2 barang) yang memberikan kepuasan yang sama. Kepuasan maksimum konsumen dalam mengkonsumsi barang akan tercapai, apabila garis anggaran bersinggungan dengan IC. Premis yang digunakan dalam menjelaskan definisi tersebut adalah:
a. konsumen selalu berusaha memaksimumkan kepuasan.
b. cita rasa konsumen tercermin dalam IC yang jumlahnya tak terhingga dan tidak saling berpotongan satu sama lain.
c. pendapatan konsumen dan harga-harga barang diketahui dan tergambar dalam garis anggaran (budget constraint).
Dampak perubahan harga barang, penghasilan konsumen, dan selera konsumen terhadap jumlah barang yang diminta adalah:
a. apabila harga barang yang dihadapi konsumen berubah, maka konsumen akan mengubah pola konsumsinya. Inforinasi ini relevan bagi perusahaan dalam menentukan hargajual barang.
b. apabila penghasiian konsumen mengalami perubahan, maka konsumen akan mengubah pola konsumsinya. Analisis ini mendasari konsepelastisitas pendapatan yang berguna untuk meramalkan pengaruh perubahan suasana dunia usaha terhadap fungsi permintaan dan fungsi potensi pasar.
c. apabila selera konsumen terhadap suatu barang berubah, maka IC akan berubah juga. Informasi ini berguna untuk melihat dampak perikianan terhadap selera konsumen yang selanjutnya mempengaruhi permintaan barang.
Di samping menggunakan pendekatan IC, perilaku konsumen dalam mengkonsumsi barang dapat dianalisis dengan menggunakan pcndekatan atribut. Definisi atribut adalah semua jasa yang dihasilkan dari penggunaan dan atan pemilikan barang tersebut. Contoh atribut, sebuah mobil antara lain: jasa pengangkutan, prestise, keamanan, dan lain sebagainya. Sedang yang dimaksud dengan garis batas efisiensi (efficiency frontier) adalah batas luar dan merupakan kombinasi dua atribut yang dapat dicapai konsumen dengan batas anggaran tertentu (budget constraint). Kepuasan maksimurri konsumen tercapai apabila efficiency frontier disinggung oleh IC konsurnen tersebut.
Perubahan harga barang, penghasilan konsumen, dan persepsi konsumen terhadap efficiency frontier adalah:
a. apabila harga barang tunin, maka efficiency frontier bergeser keluar dan sebaliknya apabila harga barang naik, efficiency fronhier bergeserke dalam
mendekati titik asal nol (O),
b. apabila penghasilan meningkat dan barang yang dikonsumsi itu normal sifatnya tentu efficiency frontier seluruhnya bergeser sejajar keluar dan
sebaliknya penghasilan menurun, maka efficiency frontier akan bergeser kekiri.
c. persepsi konsumen berhubungan dengan jumlah atribut yang terdapat dalam suatu barang. Apabila konsumen merasa atribut suatu barang meningkat, maka efficiency frontier akan bergeser ke kanan.
Simpulan
Pendekatan teori konsumen seperti yang telah diuraikan di muka ada dua (2) yaitu: pendekatan IC dan pendekatan atribut. Penghasilan konsumen, selera
konsumen, dan persepsi konsumen alkan mengubah IC dan efficiency frontier yang selanjutnya akan mengubah posisi/titik kepuasan maksimum konsumen tersebut. Pada pendekatan atribut ada beberapa atribut barang (misalnya: prestise, status, keamanan dan sebagainya) yang hanya dapat ditentukan secara subyektif. Analisis pendekatan IC dan atribut menghasilkan informasi yang relevan bagi perusabaan dalam menentukan harga jual barang, mengetahui potensi pasar, melihat dampak perikianan suatu produk dan lain sebagainya.
Sumber: http://literaturekonomi.blogspot.com/2014/01/analisis-perilaku-konsumen-melalui.html
Perilaku konsumen dalam pembelian online
Konsumen merupakan seorang raja dalam sebuah perdagangan. Konsumen selalu menginginkan sesuatu dengan harga murah dan kualitas baik, selain itu juga seorang konsumen biasanya menginginkan kemudahan dalam proses berbelanjanya. Untuk mempermudah konsumen dalam mebeli suatu produk maka muncullah cara berbelanja secara online atau juga dikenal sebagai online shop.
Cara belanja secara online ini maksudnya adalah konsumen tidak melihat secara langsung barang yang dijual, tapi hanya bisa melihatnya melalui foto/ gambar. Jika sudah cocok/ sesuai dengan model, keinginan dan harga produk yang diinginkan maka konsumen akan memesan kepada penjual. Penjual dan pembeli lalu melaksanakan proses transaksi secara lebih intensif. Biasanya prosuk yang sudah dibeli dikirimkan melalui jasa pengiriman kilat. Dengan syarat konsumen harus mentransfer terlebih dahulu uang pembelian dan mengirimkan bukti transfernya. Dengan adanya media jejaring sosial sistem penjualan secara online ini semakin banyak digunakan baik oleh konsumen maupun oleh penjual. Ditambah juga sekarang semakin banyak konsumen menggunakan handphone blackberry yang juga merupakan salah satu media berjualan online.
Ada banyak alasan konsumen untuk menggunakan media berbelanja secara online ini salah satunya adalah efisiensi waktu untuk mencari sebuah barang. Alasan lainnya adalah harga yang sama dengan harga toko, jenisnya berfariatif, bisa dilihat dalam satu tempat dan lain-lain. Berbelanja secara online memang sangat memudahkan konsumen yang tidak memiliki banyak waktu untuk berbelanja tetapi ingin mengikuti perkembangan model. Namum diantara kemudahan tersebut berbelanja secara onlinepun ternyata memiliki kekurangan. Kekurangannya antara lain terkadang apa yang diinginkan berbeda dengan yang didapatkan, proses pengiriman yang cukup lama dan tidak bisa melihat langsung sebuah produk.
Sumber: http://larasatinia.blogspot.com/2012/11/tugas-2-softskill-analisis-perilaku.html
Faktor yang mempengaruhi konsumen dalam pembelian
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi perilaku pelanggan. Faktor-faktor tersebut dibedakan menjadi 2 bagian yaitu faktor-faktor yang berasal dari dalam diri pribadi seorang konsumen dan faktor-faktor yang berasal dari lingkungan sekitar seorang konsumen.
Adapun yang mempengaruhi faktor-faktor perilaku konsumen antara lain, kekuatan social budaya terdiri dari factor budaya, tingkat social, kelompok anutan ( small reference groups) dan keluarga. Sedangkan kekuatan psikologis terdiri dari pengalaman belajar, kepribadian, sikap dan keyakinan.
Adapun yang mempengaruhi faktor-faktor perilaku konsumen antara lain, kekuatan social budaya terdiri dari factor budaya, tingkat social, kelompok anutan ( small reference groups) dan keluarga. Sedangkan kekuatan psikologis terdiri dari pengalaman belajar, kepribadian, sikap dan keyakinan.
Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen
a. Kebudayaan.
Kebudayaan ini sifatnya sangat luas, dan menyangkut segala aspek kehidupan manusia. Kebudayaan adalah simbul dan fakta yang kompleks, yang diciptakan oleh manusia, diturunkan dari generasi ke generasi sebagai penentu dan pengatur tingkah laku manusia dalam masyarakat yang ada.
b. Kelas sosial.
Pembagian masyarakat ke dalam golongan/ kelompok berdasarkan pertimbangan tertentu, misal tingkat pendapatan, macam perumahan, dan lokasi tempat tinggal.
Pembagian masyarakat ke dalam golongan/ kelompok berdasarkan pertimbangan tertentu, misal tingkat pendapatan, macam perumahan, dan lokasi tempat tinggal.
c. Kelompok referensi kecil.
Kelompok ‘kecil’ di sekitar individu yang menjadi rujukan bagaimana seseorang harus bersikap dan bertingkah laku, termasuk dalam tingkah laku pembelian, misal kelompok keagamaan, kelompok kerja, kelompok pertemanan, dll.
Kelompok ‘kecil’ di sekitar individu yang menjadi rujukan bagaimana seseorang harus bersikap dan bertingkah laku, termasuk dalam tingkah laku pembelian, misal kelompok keagamaan, kelompok kerja, kelompok pertemanan, dll.
d. Keluarga.
Lingkungan inti dimana seseorang hidup dan berkembang, terdiri dari ayah, ibu dan anak. Dalam keluarga perlu dicermati pola perilaku pembelian yang menyangkut:
– Siapa yang mempengaruhi keputusan untuk membeli.
– Siapa yang membuat keputusan untuk membeli.
– Siapa yang melakukan pembelian.
– Siapa pemakai produknya.
Lingkungan inti dimana seseorang hidup dan berkembang, terdiri dari ayah, ibu dan anak. Dalam keluarga perlu dicermati pola perilaku pembelian yang menyangkut:
– Siapa yang mempengaruhi keputusan untuk membeli.
– Siapa yang membuat keputusan untuk membeli.
– Siapa yang melakukan pembelian.
– Siapa pemakai produknya.
e. Pengalaman.
Berbagai informasi sebelumnya yang diperoleh seseorang yang akan mempengaruhi perilaku selanjutnya.
Berbagai informasi sebelumnya yang diperoleh seseorang yang akan mempengaruhi perilaku selanjutnya.
f. Kepribadian.
Kepribadian dapat didefinisikan sebagai pola sifat individu yang dapat menentukan tanggapan untuk beringkah laku.
Kepribadian dapat didefinisikan sebagai pola sifat individu yang dapat menentukan tanggapan untuk beringkah laku.
g. Sikap dan kepercayaan.
Sikap adalah suatu kecenderungan yang dipelajari untuk bereaksi terhadap penawaran produk dalam masalah yang baik ataupun kurang baik secara konsisten. Kepercayaan adalah keyakinan seseorang terhadap nilai-nilai tertentu yang akan mempengaruhi perilakunya.
Sikap adalah suatu kecenderungan yang dipelajari untuk bereaksi terhadap penawaran produk dalam masalah yang baik ataupun kurang baik secara konsisten. Kepercayaan adalah keyakinan seseorang terhadap nilai-nilai tertentu yang akan mempengaruhi perilakunya.
h. Konsep diri.
Konsep diri merupakan cara bagi seseorang untuk melihat dirinya sendiri, dan pada saat yang sama ia mempunyai gambaran tentang diri orang lain.
Konsep diri merupakan cara bagi seseorang untuk melihat dirinya sendiri, dan pada saat yang sama ia mempunyai gambaran tentang diri orang lain.
SUMBER:
http://batavia1991.wordpress.com/2011/10/19/faktor-faktor-yang-mempengaruhi-perilaku-konsumen-dalam-pengambilan-keputusan-pembelian-suatu-produk/Pengertian dan tujuan mempelajari perilaku konsumen
PENGERTIAN PERILAKU KONSUMEN
Menurut John C. Mowen dan Michael Minor mendefinisikan perilaku konsumen sebagai studi tentang unit pembelian (buying unit) dan proses pertukaran yang melibatkan perolehan, konsumsi berbagai produk,jasa dan pengalaman serta ide-ide.
Menurut Lamb, Hair dan Mc.Daniel menyatakan bahwa perilaku konsumen adalah proses seorang pelanggan dalam membuat keputusan untuk membeli, menggunakan serta mengkonsumsi barang-barang dan jasa yang dibeli, juga termasuk faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian dan penggunaan produk.(Rangkuti,2002:91)
Menurut Engel, Blackwell dan Miniard, menyatakan bahwa perilaku konsumen adalahtindakan yang langsung terlibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi dan menghabiskan produk dan jasa termasuk proses keputusan yang mendahului dan mengikuti tindakan ini.
Perilaku konsumen dapat disarikan dari semua definisi diatas sebagai studi tentang proses pengambilan keputusan oleh konsumen dalam memilih, membeli,memakai serta memanfaatkan produk,jasa,gagasan, atau pengalaman dalam rangka memuaskan kebutuhan dan hasrat konsumen.
BEBERAPA TUJUAN MEMPELAJARI PERILAKU KONSUMEN
1. Membuat produk yang dihasilkan dapat diterima oleh konsumen
Inilah hal yang terpenting untuk dilakukan oleh seorang pemasar atau pelaku bisnis yaitu bahwa semua produk yang ia hasilkan dapat di terima dipasar dan laku oleh konsumen. Dengan adanya hal ini maka hal ini akan menandakan bahwa apa yg ia lakukan didalam bisnis akan menghasilkan keberhasilan, dengan ini maka ia pun akan mendapatkan keuntungan atau laba yang besar.
2. Mendapatkan keloyalan dari konsumen kepada produk yang telah dibuat
Selain untuk membuat produk yang ada didalam pasar dapat diterima oleh pihak konsumen, tujuan lain dalam mempelajari perilaku konsumen bagi pemasar adalah untuk mendapatkan keloyalan dari pihak konsumen terhadap dirinya. Konsumen tak hanya akan memakai dan membeli barang yang telah ia produksi namun konsumen akan menjadi loyal terhadap barang tersebut. Dengan keloyalan ini, konsumen akan menjadi setia dan tak akan begitu mudah untuk beralih menggunakan produk yang lain. Selain itu, konsumen juga dapat untuk diposisikan sebagai agen pemasaran gratis kepada orang lain.
SUMBER :
http://www.bimbingan.org/tujuan-mempelajari-perilaku-konsumen-bagi-pemasar.htm
http://esty.staff.uns.ac.id/definisi-perilaku-konsumen/
Kamis, Mei 01, 2014
ZAT BERBAHAYA DALAM ROKOK
Seperti yang telah diketahui, bahwa rokok mengandung zat-zat yang berbahaya bagi tubuh. Bahkan dapat menimbulkan kematian. Salah satu kandungan dari rokok adalah tembakau. Tembakau memiliki unsur nikotin dan eugenol, zat yang sangat berbahaya bagi tubuh. Di kebunnya tembakau telah menyatu dengan pestisida. Yang membuat menjadi asap adalah tembakau yang sudah menyatu dengan pestisida. Menurut penelitian, asap yang ditimbulkan dari rokok terdiri dari gas yang mematikan seperti karbon monoksida, hidrosianida, ammonia, nitric acid, dan lain-lain. Gas karbon monoksida, merupakan suatu gas yang sangat berbahaya karena dapat mengikat oksigen untuk bernafas yang ada pada aliran darah. Asap rokok juga mengandung zat yang berbahaya, dapat dilihat dari ujung rokok yang awalnya putih berubah warna menjadi kuning.
Kandungan dari sebatang rokok, yaitu:
1. Nikotin. Nikotin adalah suatu zat yang menimbulkan ketagihan atau kecanduan pada si pengguna. Nikotin juga merupakan salah satu penyebab timbulnya penyakit jantung koroner dan kanker.
2. Tar. Merupakan racun.
3. Insektisida. Biasanya digunakan sebagai bahan untuk membunuh serangga.
4. Polycyclic. Zat yang dapat menyerang paru-parru.
5. Carcinogens. Asap yang ditimbulkan akibat pembakaran rokok, dan merupakan penyebab kanker bagi yang menghirupnya.
CARA MEMANJANGKAN BULU MATA
Bulu mata yang panjang dan lentik dipercaya menambah kesan cantik dan anggun pada seorang wanita. Oleh karena itu saat ini sudah bermunculan produk-produk kecantikan yang dapat membuat bulu mata lebih panjang. Selain menggunakan produk kecantikan, umumnya wanita menggunakan bulu mata palsu dan maskara dalam make up mereka.
Namun selain menggunakan produk kecantikan atau maskara, sebenarnya bulu mata dapat dipanjangkan secara alami. Berikut ini adalah beberapa tips cara memanjangkan bulu mata dengan menggunakan bahan-bahan alami.
Mengkonsumsi Vitamin E
Vitamin E merupakan vitamin yang baik untuk pertumbuhan kulit dan rambut. Mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin E adalah salah satu cara memanjangkan bulu mata yang cukup efektif. Vitamin E banyak terdapat pada sayur-sayuran dan kacang-kacangan.
Bisa juga dengan menggunakan suplemen vitamin E yang banyak dijual di apotek berupa kapsul. Konsumsilah secara rutin untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Anda juga bisa membilasi bulu mata anda secara rutin dengan minyak vitamin E dengan sikat khusus yang bersih dan steril.
Membersihkan bulu mata secara teratur
Membersihkan bulu mata secara teratur adalah salah satu cara memanjangkan bulu mata yang sering dilakukan. Membersihkan bulu mata dapat dengan menggunakan shampoo bayi agar tidak pedih di mata. Selain itu jangan lupa untuk menyikatnya dengan sikat khusus yang bersih. Menyikat bulu mata secara rutin akan membuat bulu mata senantiasa rapi dan lebih lentik. Selain itu jangan menggunakan make up secara berlebihan.
Make up berlebihan seperti terlalu sering menggunakan maskara justru dapat membuat bulu mata rentan rontok dan patah. Sebaiknya cukup gunakan make up secukupnya dan selalu membersihkannya sebelum tidur atau istirahat untuk menghindari iritasi kulit dan jerawat.
Menggunakan kemiri dan lidah buaya
Kemiri sedari dulu sudah dipercaya mampu mensuburkan rambut. Oleh karena itu kemiri dapat digunakan untuk memanjangkan bulu mata. Caranya dengan membakar kemiri hingga hitam, kemudian menumbuknya hingga menjadi serpihan halus. Oleskan pada bulu mata sebelum tidur.
Hati-hati saat mengoleskannya agar serbuk tidak melukai mata. Dapat juga dengan menggunakan minyak kemiri yang sudah banyak dijual di pasaran. Lidah buaya juga bisa digunakan. Caranya dengan mencampur gel/sari lidah buaya bersama daun sirih. Campurannya lalu dioleskan pada bulu mata. Lakukan rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
CARA MEMBUAT PANCAKE
Cara membuat pancake mungkin sudah menjadi pertanyaan banyak orang yang menyukai pancake. Sebenarnya cara membuat pancake itu cukup mudah sekali asalkan anda memupunyai keinginan yang kuat dan bersabar. Pancake memang sangat cocok untuk hidangan keluarga. Terlebih lagi bila dikonsumsi pada waktu sarapan pagi, pancake akan terasa lebih nikmat. Untuk anda yang sangat ingin sekali membuat pancake pasti sering bertanya – tanya bagaimana sih cara membuat pancake yang enak dan mudah itu. Atau mungkin punya keinginan untuk membuat pancake bagi keluarga atau teman – teman. Untuk menjawab semua pertanyaan yang mungkin anda ajukan, saya akan berikan resep dan langkah – langkah membuat pancake.
- 100 gr tepung terigu
- 250 ml susu cair
- 1 butir telur, pisahkan putih dan kuningnya
- Garam secukupnya
- Sedikit margarin untuk olesan
- Es Krim atau Sirup Maple ( untuk topping )
Cara Membuat Pancake
- Campur rata dan aduk tepung terigu, garam, kuning telur dan susu dengan ballon whisk sampai rata atau bisa menggunakan mixer dengan kecepatan yang paling rendah (kalau tidak punya ballon whisk dan mixer, bisa juga menggunakan spatula kayu)
- Kocok putih telur sampai kaku. Bisa menggunakan garpu maupun ballon whisk.
- Kemudian masukkan adonan tepung ke dalam adonan putih telur, aduk rata. Nah dalam mencampur adonan tepung dengan putih telur, bisa juga menggunakan tehnik pancing. Dengan cara mengambil sedikit putih telur dan campurkan ke dalam terigu, aduk rata. tambah sedikit demi sedikit. Kemudian baru masukkan adonan terigu ke dalam putih telur. Langkah ini untuk menghindari putih telur yang bergerindil.
- Panaskan teflon diameter paling kecil (yang untuk bikin telor ceplok), oles dengan margarin, kecilkan api. Bisa juga menggunakan teflon ukuran standar.
- Tuang adonan sekitar 2,5 sendok sayur, tutup sebentar
- Balik jika adonan sudah ada sedikit berpori dan sedikit mengeras pinggirnya
Tips Membuat Pancake yang Enak
- Kunci utama kenapa pancake diatas bisa lembut teksturnya walaupun tanpa menggunakan buttermilk adalah pada pemisahan kuning telur dengan putih telurnya.
- Untuk mendapatkan pancake yang lebih manis bisa menambahkan 1 sendok makan gula pasir yang diaduk bersama dengan terigu, garam, kuning telur, dan susu.
- Bila tidak punya wajan teflon seukuran telur ceplok, bisa mneggunakan wajan teflon biasa walaupun nanti bentuk pancakenya menjadi tidak seragam. Atau bisa juga menggunakan ring/cetakan pancake seperti bentuk bulat, bintang, dll.
- Pancake ini sangat enak bila disajikan hangat-hangat.
- See more at: http://caramembuat123.blogspot.com/2013/04/cara-membuat-pancake.html#sthash.pDtEb9CO.dpuf
IBU, APA SALAHKU?
Hingga kini ku dewasa
tak ada satupun ucapan itu kau ucapkan
ibu…
perih hati ini
kala namaku tak ada dalam bait kerinduanmu
sungguh itu kepedihanku,
kau mampu tersenyum dg mereka yang lain
keirianku memuncak ibu,
kala mereka tertawa bahagia bersamamu
nanmun aku hanya mampu memandangmu
di suatu sudut dengan kesedihan..
oh…ibu
sungguh aku mencintaimu
walau tanpa sebuah ucapan
sungguh aku mencintaimu
dengan ketulusan hati terdalam
oh ibu….
aku hanya dapat menyebut namamu
dalam do’a diam-diam
ku katakan
” oh tuhan aku mencintainya, sungguh tak ada yang lebih indah darinya
hanya padamu tuhan ku muhon jaga ia, jaga senyumnya hingga nanti ia tertidur lelap ku mohon tuhan dekap ia karna aku mencintainya….
tak ada satupun ucapan itu kau ucapkan
ibu…
perih hati ini
kala namaku tak ada dalam bait kerinduanmu
sungguh itu kepedihanku,
kau mampu tersenyum dg mereka yang lain
keirianku memuncak ibu,
kala mereka tertawa bahagia bersamamu
nanmun aku hanya mampu memandangmu
di suatu sudut dengan kesedihan..
oh…ibu
sungguh aku mencintaimu
walau tanpa sebuah ucapan
sungguh aku mencintaimu
dengan ketulusan hati terdalam
oh ibu….
aku hanya dapat menyebut namamu
dalam do’a diam-diam
ku katakan
” oh tuhan aku mencintainya, sungguh tak ada yang lebih indah darinya
hanya padamu tuhan ku muhon jaga ia, jaga senyumnya hingga nanti ia tertidur lelap ku mohon tuhan dekap ia karna aku mencintainya….
JAWABAN
Ragaku yang terduduk dalam lamunku kini
tiada menorehkan senyuman abadi lagi
Hatiku yang telah kau iris dengan luka dalam
hingga tertembus jantung ini kini tiada menangis lagi
Yang terekam manis sekarang hanyalah status palsu yang selalu kujunjung tinggi pada tiap pemerhatiku
Aku tersesat pada hatiku sendiri karena kerelaan akan melepasmu pergi tuk menebus segala dosamu padaku
Namun saat akan ku cari jalan keluar
mengapa terjadi pesimpangan yang tiap artinya berbeda akan hatiku?
Suatau masa depan cerah tanpa dirinya
atau hanya hidup dalam kesalahan yang selalu membekas di hati
Dalam kebimbangan raga dan pikiranku
yang selalu tertuju pada sisi terburuk,
cahaya jalan penerangNya perlahan mulai mampu menerangi jalanku
Walau sampai sekarangpun ku hanya mampu berharap,kini ku hanya bisa menjalankannya sambil menunggu jawaban waktu
KETAHANAN NASIONAL
BAB III
KETAHANAN NASIONAL
Setiap bangsa sudah pasti mempunyai cita-cita yang
ingin diwujudkan dalam hidup dan kehidupan nyata. Cita-cita itu
merupakan arahan dan atau tujuan yang sebenar-benarnya
dan mempunyai fungsi sebagai penentu arah dari tujuan
nasionalnya. Namun demikian, pencapaian cita-cita dan tujuan
nasional itu bukan sesuatu yang mudah diwujudkan karena
dalam perjalanannya kearah itu akan muncul energi baik yang
positif maupun negatif yang memaksa suatu bangsa untuk
mencari solusi terbaik, terarah, konsisten, efektif, dan efisien.
Energi positif bisa muncul dari dua situasi kondisi yaitu
dalam negeri dan luar negeri. Kedua situasi kondisi itu akan
menjadi motor dan stimulan untuk membangkitkan kesadaran
pada bangsa untuk membangun ketahanan nasional yang
holistik dan komprehensif. Di sisi lain, energi negatif juga akan
muncul dari dua situasi kondisi tadi, yang biasanya menjadi
penghambat dan rintangan untuk membangun ketahanan
nasional. Energi negatif biasanya muncul secara parsial tetapi
tidak bisa dipungkiri dalam banyak hal merupakan suatu produk
yang tersistem dan terstruktur dengan rapi dalam sistem
operasional yang memakan waktu lama.
Bangsa dan negara Indonesia sejak proklamasi padatanggal 17 Agustus 1945 pun tidak lepas dan luput dari
persoalan yang berkaitan dengan ketahanan nasional karena
dalam perjalanan sejarahnya, Negara Kesatuan Republik
Indonesia mengalami pasang surut dalam menjaga eksistensi
dan kelangsungan hidup sebagai sebuah bangsa dan negara
yang merdeka dan berdaulat. Apabila dilihat dari geopolitik dan
geostrategi yang kemudian dikaitkan dengan potensi-potensi
yang dimilikinya maka bangsa Indonesia berada pada posisi
yang rawan dengan instabilitas nasional yang diakibatkan dari
berbagai kepentingan seperti persaingan dan atau perebutan
pengaruh baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Hal itu
sudah dipastikan akan memberikan dampak bagi hidup dan
kehidupan bangsa dan negara Indonesia dalam jangka pendek
maupun jangka panjang.
Indonesia adalah negara yang bersandar pada kekuatan
hukum sehingga kekuasaan dan penyelenggaraan hidup dan
kehidupan kenegaraan diatur oleh hukum yang berlaku. Dengan
kata lain, hukum sebagai pranata sosial disusun untuk
kepentingan seluruh rakyat dan bangsa yaitu menjaga
ketertiban bagi seluruh rakyatnya. Kondisi kehidupan nasional
itu menjadi salah satu kekuatan ketahanan nasional karena
adanya jaminan kekuasaan hukum bagi semua pihak yang ada
di Indonesia dan lebih jauh daripada itu adalah menjadi cermin
bagaimana rakyat Indonesia mampu untuk tumbuh dan
berkembang dalam suatu wilayah yang menempatkan hukum
sebagai asas berbangsa dan bernegara dengan menyandarkan
pada kepentingan dan aspirasi rakyat
B. Pokok-Pokok Pikiran
Upaya pencapaian ketahanan nasional sebagai pijakan
tujuan nasional yang disepakati bersama didasarkan pada
pokok-pokok pikiran berikut :
1. Manusia Berbudaya
Manusia adalah mahluk Tuhan yang pertama-tama
berusaha menjaga, mempertahankan eksistensi dan
kelangsungan hidupnya.
Manusia dikatakan mahluk Tuhan yang sempurna karena
memiliki naluri, kemampuan berpikir, akal dan berbagai
ketrampilan, senantiasa berjuang. Untuk keperluan itu maka
manusia hidup berkelompok (homo socius) dan menghuni suatu
wilayah tertentu yang dibinanya dengan kemampuan dan
kekuasaannya (zoon politicon). Oleh karena itu, manusia
berbudaya senantiasa selalu mengadakan hubungan-hubungan
sebagai berikut :
Manusia dengan Tuhan dinamakan
Agama/Kepercayaan
b. Manusia dengan cita-cita dinamakan Ideologi
c. Manusia dengan kekuatan/kekuasaan dinamakan
Politik
d. Manusia dengan pemenuhan kebutuhan dinamakan
Ekonomi
e. Manusia dengan penguasaan/pemanfaatan alam
dinamakan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
f. Manusia dengan manusia dinamakan Sosial
g. Manusia dengan rasa Keindahan dinamakan
Seni/Budaya
h. Manusia dengan rasa aman dinamakan Pertahanan
dan Keamanan.
Yang mencakup dan meliputi kehidupan nasional yaitu aspek alamiah
dan aspek sosial/kemasyarakatan sebagai berikut :
Aspek alamiah adalah :
a. Posisi dan lokasi geografi negara
b. Keadaan dan kekayaan alam
c. Keadaan dan kemampuan penduduk
Aspek sosial/kemasyarakatan adalah :
a. Ideologi
b. Politik
c. Sosial
d. Budaya
e. Pertahanan dan Keamanan
Aspek alamiah bersifat statis dan sering disebut dengan
istilah Trigatra, sedangkan aspek sosial/kemasyarakatan
bersifat dinamis disebut juga dengan istilah Pancagatra. Kedua
aspek itu biasanya disebut dengan Astagatra. Aspek-aspek di
atas mempunyai hubungan timbal balik antargatra yang sangat
erat yang disebut dengan istilah keterhubungan (korelasi) dan
ketergantungan (interdependensi).
2. Tujuan Nasional, Falsafah Bangsa dan Ideologi
Negara
Tujuan nasional menjadi pokok pikiran dalam ketahanan
nasional karena suatu organisasi apapun bentuknya dalam
proses kegiatan untuk mencapai tujuan yang telah
ditetapkannya akan selalu berhadapan dengan masalah
yang internal dan ekternal, demikian pula dengan negara dalam mencapai tujuannya.
Oleh karena itu, dibutuhkan
suatu situasi dan kondisi yang siap untuk menghadapinya.
C. Pengertian Ketahanan Nasional Indonesia
Ketahanan Nasional pastinya mempunyai rumusan
dengan pengertian yang baku dalam upayanya menghadapi
dinamika perkembangan dunia dari masa ke masa.
Pengertian baku Ketahanan Nasional bangsa Indonesia
adalah kondisi dinamik bangsa Indonesia yang meliputi segenap
aspek kehidupan nasional yang terintegrasi, berisi keuletan dan
ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan
kekuatan nasional, dalam menghadapi dan mengatasi segala
tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan baik yang
datang dari luar maupun dari dalam untuk menjamin identitas ,
integritas, kelangsungan hidup bangsa dan negara serta
perjuangan mencapai tujuan nasionalnya.
Oleh karena itu, Ketahanan Nasional adalah kondisi
hidup dan kehidupan nasional yang harus senantiasa
diwujudkan dan dibina secara terus-menerus serta sinergik.
Proses berkelanjutan itu harus selalu
didasari oleh pemikiran geopolitik dan geostrategi sebagai
sebuah konsepsi yang dirancang dan dirumuskan dengan
memperhatikan konstelasi yang ada disekitar Indonesia
Konsepsi Ketahanan Nasional Indonesia adalah konsepsi
pengembangan kekuatan nasional melalui pengaturan dan
penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan yang seimbang,
serasi dan selaras dalam seluruh aspek kehidupan secara utuh,
menyeluruh dan terpadu berlandaskan Pancasila, UUD 1945
dan Wawasan Nusantara. Dengan kata lain, konsepsi
Ketahanan Nasional Indonesia merupakan pedoman (sarana)
untuk meningkatkan (metode) keuletan dan ketangguhan
bangsa yang mengandung kemampuan mengembangkan
kekuatan nasional, dengan pendekatan kesejahteraan dan
keamanan.
D. Asas-Asas Ketahanan Nasional Indonesia
Asas Ketahanan Nasional Indonesia adalah tata laku
yang didasari nilai-nilai yang tersusun berlandaskan Pancasila,
UUD 1945 dan Wawasan Nasional yang terdiri dari :
1. Asas Kesejahteraan dan Keamanan
Kesejahteraan dan keamanan dapat dibedakan tetapi
tidak dapat dipisahkan dan merupakan kebutuhan manusia
yang mendasar dan esensial, baik sebagai perorangan maupun
kelompok dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan
bernegara. Dalam realisasinya
kondisi kesejahteraan dan keamanan dapat dicapai dengan
menitikberatkan pada kesejahteraan tetapi tidak mengabaikan
keamanan.
2. Asas komprehensif intergral atau menyeluruh terpadu
Sistem kehidupan nasional mencakup segenap aspek
kehidupan bangsa secara utuh menyeluruh dan terpadu dalam
bentuk perwujudan persatuan dan perpaduan yang seimbang,
serasi dan selaras dari seluruh aspek kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
3. Asas mawas ke dalam dan mawas ke luar
Sistem kehidupan nasional merupakan perpaduan
segenap aspek kehidupan bangsa yang saling berinteraksi.
Untuk itu diperlukan sikap mawas ke dalam dan ke luar.
a. Mawas ke dalam
Mawas ke dalam bertujuan menumbuhkan hakikat, sifat
dan kondisi kehidupan nasional itu sendiri berdasarkan nilainilai
kemandirian yang proporsional untuk meningkatkan
kualitas derajat kemandirian bangsa yang ulet dan tangguh.
b. Mawas ke luar
Mawas ke luar bertujuan untuk dapat mengantisipasi dan
ikut berperan serta menghadapi dan mengatasi dampak
lingkungan strategis luar negeri, serta menerima kenyataan
adanya saling interaksi dan ketergantungan dengan dunia
internasional. Namun demikian,
interaksi dengan pihak lain diutamakan dalam bentuk
kerjasama yang saling menguntungkan.
4. Asas kekeluargaan
Asas kekeluargaan mengandung keadilan, kearifan,
kebersamaan, kesamaan, gotong-royong, tenggang rasa dan
tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa
dan bernegara.
E. Sifat Ketahanan Nasional Indonesia
Ketahanan nasional memiliki sifat yang terbentuk dari
nilai-nilai yang terkandung dalam landasan dan asas-asasnya,
yaitu :
1. Mandiri
Ketahanan nasional bersifat percaya pada
kemampuan dan kekuatan sendiri dengan keuletan dan
ketangguhan yang mengandung prinsip tidak mudah
menyerah serta bertumpu pada identitas , integritas dan
kepribadian bangsa.
2. Dinamis
Hal ini sesuai dengan hakikat
dan pengertian bahwa segala sesuatu di dunia ini
senantiasa berubah dan perubahan itu senantiasa
berubah pula. Oleh karena itu, upaya peningkatan
ketahanan nasional harus selalu diorientasikan ke masa
depan dan dinamikanya diarahkan untuk pencapaian
kondisi kehidupan nasional yang lebih baik.
3. Wibawa
Makin
tinggi tingkat ketahanan nasional Indonesia makin tinggi
pula nilai kewibawaan nasonal yang berarti makin tinggi
tingkat daya tangkal yang dimiliki bangsa dan negara
Indoesia.
4. Konsultasi dan kerjasama
Konsepsi ketahanan nasional Indonesia tidak
mengutamakan sikap konfrontatif dan antagonistis, tidak
mengandalkan kekuasaan dan kekuatan fisik semata
tetapi lebih pada sikap konsultatif dan kerjasama serta
saling menghargai dengan mengandalkan pada kekuatan
moral dan kepribadian bangsa.
F. Pengaruh Aspek Ketahanan Nasional Pada Kehidupan
Berbangsa dan Bernegara
Berdasarkan pemahaman tentang hubungan tersebut
diperoleh gambaran bahwa konsepsi ketahanan nasional akan
menyangkut hubungan antar aspek yang mendukung
kehidupan yaitu :
1. aspek yang berkaitan dengan alamiah bersifat statis meliputi
aspek geografi, kependudukan, dan sumber daya alam
2. aspek yang berkaitan dengan sosial bersifat dinamis meliputi
aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan hankam.
1. Pengaruh Aspek Ideologi
Ideologi adalah suatu sistem nilai yang merupakan
kebulatan ajaran yang memberikan motivasi. Dalam ideologi
juga terkandung konsep dasar tentang kehidupan yang dicitacitakan
oleh suatu bangsa.
Ideologi besar yang ada di dunia adalah :
a. Liberalisme
b. Komunisme
c. Faham Agama
2. Pengaruh Aspek Politik
Politik berasal dari kata politics dan atau policy artinya
berbicara politik akan mengandung makna kekuasaan
(pemerintahan) atau juga kebijaksanaan. Pemahaman itu
berlaku di Indonesia dengan tidak memisahkan antara politics
dan policy sehingga kita menganut satu paham yaitu politik.
Politics di Indonesia harus dapat dilihat dalam konteks
Ketahanan Nasional ini yang meliputi dua bagian utama yaitu
politik dalam negeri dan politik luar negeri.
3. Pengaruh Pada Aspek
Perekonomian adalah salah satu aspek kehidupan
nasional yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan bagi
masyarakat , meliputi produksi, distribusi serta konsumsi barang
dan jasa. Usaha-usaha untuk meningkatkan taraf hidup
masyarakat secara individu maupun kelompok serta cara-cara
yang dilakukan dalam kehidupan bermasyarakat untuk
memenuhi kebutuhan.
Secara makro sistem perkonomian Indonesia dengan
menggunakan terminologi nasional dapat disebut sebagai
sistem perekonian kerakyatan. Merujuk pasal 33 UUD 1945
maka kemakmuran yang dituju adalah kemakmuran rakyat
Indonesia seluruhnya, termasuk mereka yang ada di pulaupulau
terpencil dan puncak-puncak gunung melalu pemanfaatan
sumber-sumber kekayaan alam yang ada.
4. Pengaruh Pada aspek Sosial Budaya
Istilah sosial budaya mencakup dua segi utama
kehidupan bersama manusia yaitu segi sosial dimana manusia
demi kelangsungan hidupnya harus mengadakan kerjasama
dengan manusia lainnya. Sementara itu, segi budaya
merupakan keseluruhan tata nilai dan cara hidup yang
manifestasinya tampak dalam tingkah laku dan hasil tingkah
laku yang terlembagakan.
Pengertian sosial pada hakekatnya adalah pergaulan
hidup manusia dalam bermasyarakat yang mengandung nilainilai
kebersamaan, senasib, sepenanggungan dan solidaritas
yang merupakan unsur pemersatu. Adapun hakekat budaya
adalah sistem nilai yang merupakan hasil hubungan manusia
dengan cipta, rasa dan karsa yang menumbuhkan gagasangagasan
utama serta merupakan kekuatan pendukung
penggerak kehidupan. Dengan demikian, kebudayaan
merupakan seluruh cara hidup suatu masyarakat yang
manifestasinya dalam tingkah laku dan hasil dari tingkah laku
yang dipelajari dari berbagai sumber. Kebudayaan diciptakan
oleh faktor organobiologis manusia, lingkungan alam,
lingkungan psikologis dan lingkungan sejarah
5. Pengaruh Pada Aspek Pertahanan dan Keamanan
Pertahanan dan keamanan Indonesia adalah
kesemestaan daya upaya seluruh rakyat Indonesia sebagai
satu sistem pertahanan dan keamanan dalam mempertahankan
dan mengamankan negara demi kelangsungan hidup dan
kehidupan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pertahanan dan keamanan dilaksanakan dengan
menyusun, mengerahkan dan mengerakkan seluruh potensi
nasional termasuk kekuatan masyarakat di seluruh bidang
kehidupan nasional secara terintegasi dan terkoordinasi, yang
diadakan oleh pemerintah dan negara Indonesia dengan TNI
dan Polri sebagai inti pelaksana.
Ketahanan pertahanan dan keamanan diartikan sebagai
kondisi dinamik kehidupan pertahanan dan keamanan bangsa
Indonesia yang berisi keuletan dan ketangguhan yang
mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional
didalam menghadapi ancaman, gangguan, hambatan dan
tantangan yang datang dari luar maupun dari dalam baik
langsung maupun tidak langsung yang membahayakan
identitas, integritas dan kelangsungan hidup bangsa dan
Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila
dan UUD 1945.
G. Keberhasilan Ketahanan Nasional Indonesia
Untuk mewujudkan keberhasilan
ketahanan nasional diperlukan kesadaran setiap warga negara
Indonesia, yaitu :
1. Memiliki semangat perjuangan bangsa dalam bentuk
perjuangan non fisik yang berupa keuletan dan ketangguhan
yang tidak mengenal menyerah yang mengandung
kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam
rangka menghadapi segala ancaman, gangguan, tantangan
dan hambatan baik yang datang dari luar maupun dari
dalam, untuk menjamin identitas, integritas, kelangsungan
hidup bangsa dan negara serta perjuangan mencapai tujuan
nasional.
2. Sadar dan peduli terhadap pengaruh-pengaruh yang timbul
pada aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan
pertahanan keamanan, sehingga setiap warga negara
Indonesia baik secara individu maupun kelompok dapat
mengeliminir pengaruh tersebut, karena bangsa Indonesia
cinta damai akan tetapi lebih cinta kemerdekaan. Hal itu
tercermin akan adanya kesadaran bela negara dan cinta
tanah air.
Apabila setiap warga negara Indonesia memiliki
semangat perjuangan bangsa dan sadar serta peduli terhadap
pengaruh yang timbul dalam bermasyarakat, berbangsa dan
bernegara serta dapat mengeliminir pengaruh-pengaruh
tersebut, maka akan tercermin keberhasilan ketahanan nasional
Indonesia. Untuk mewujudkan ketahanan nasional diperlukan
suatu kebijakan umum dari pengambil kebijakan yang disebut
Politik dan Strategi Nasional (Polstranas).
Posted by juannisa nigita at 5:29 AM No comments:
Senin, Oktober 21, 2013
EKONOMI KOPERASI
1. Konsep, aliran, dan sejarah koperasi
-Konsep
a. Konsep Koperasi Barat
Merupakan koperasi organisasi swasta, yang dibentuk secara sukarela oleh orang-orang yang mempunyai persamaan kepentingan, dengan maksud mengurusi kepentingan para anggotanya serta menciptakan keuntungan timbal balik bagi anggota koperasi maupun perusahaan koperasi.
b. Konsep Koperasi Sosialis
Menyatakan bahwa koperasi direncanakan dan dikendalikan oleh pemerintah, dan dibentuk dengan tujuan merasionalkan produksi, untuk menunjang perencanaan nasional. Sebagai alat pelaksana dari perencanaan yang ditetapkan secara sentral, maka koperasi merupakan bagian dari suatu tata administrasi yang menyeluruh, berfungsi sebagai badan yang turut menentukan kebijakan public, serta merupakan badan pengawasan dan pendidikan.
c. Konsep Koperasi Negara Berkembang
§ Koperasi sudah berkembang dengan ciri tersendiri, yaitu dominasi campur tangan pemerintah dalam pembinaan dan pengembangannya.
§ Perbedaan dengan Konsep Sosialis : Konsep Sosialis : tujuan koperasi untuk merasionalkan faktor produksi dari kepemilikan probadi ke pemilikan kolektif Konsep Negara Berkembang : tujuan koperasi adalah meningkatkan kondisi social ekonomi anggotanya.
o Latar Belakang Timbulnya Aliran Koperasi
a. Ketertarikan Ideologi, system perekonomian, & aliran koperasi
Ideologi
|
Sistem
Perekonomian
|
Aliran
Koperasi
|
Liberalisme/Kapit
Alisme
|
Sistem Ekonomi
Bebas Liberal
|
Yardstick
|
Komunisme /
Sosialisme
|
Sistem Ekonomi
Sosialis
|
Sosialis
|
Tidak termasuk
Liberalisme dan
Sosialisme
|
Sistem Ekonomi
Campuran
|
Persemakmuran
(Commonwealth)
|
b. Aliran Koperasi
Aliran koperasi dibagi menjadi 3:
1. Aliran Yardstick
Yardstick biasa ditemukan pada negara negara yang menganut ideologi kapitalisme atau yang menganut sistem perekonomian liberal. di aliran ini koperasi dapat menjadi suatu kekuatan untuk menyeimbangkan, menetralisasikan, menstabilkan dan mengoreksi perekonomin negara tersebut. tapi, pemerintah tidak akan ikut campur tangan terhadap keadaan koperasi tersebut. pemerintah terlihat “masa bodoh” atas bangun jatuh nya koperasi tersebut. maju tidaknya koperasi tersebut tergantung anggota koperasi itu sendiri,
2. Aliran Sosialis
Disini koperasi dianggap sebagai suatu badan yang mempunyai peranan penting. koperasi dianggapalat yang paling efektif untuk dapat menyejahterkan masyarakat. karna sistem nya yang sangat menguntungkan. tidak hanya itu koperasi juga dianggap sebagai penyatu masyarakat. maksudnya adalah di dalam koperasi tersebut tidak membedakan kalangan atas, menengah, ataupun bawah. koperasi juga merupakan suatu organisasi yg menganut kekeluargaan. koperasi aliran ini biasanya ditemukan di eropa timur dan rusia.
3. Aliran Persemakmuran (common wealth)
Koperasi dianggap sebagai wadah ekonomi rakyat yang berkedudukan stratgis dan juga koperasi memiliki peranan penting dalam sektor perekonomian masyarakat. koperasi juga sebagai alat yang efisien dan efektif dalam meningkatkan kualitas hidup anggotanya. di sini pemerintah ikut membantu dalam gerakan koperasi tersebut. tujuannya adalah agar pertumbuhan ekonomi tersebut dapat berjalan baik. maju tidaknya koperasi ini, menjadi tanggug jawab pemerintah.
o Sejarah Perkembangan Koperasi
a. Sejarah Lahirnya Koperasi
§ 1844 di Rochdale Inggris, lahirnya koperasi modern yang berkembang dewasa ini. Th 1852 jumlah koperasi di Inggris sudah mencapai 100 unit
§ 1862 dibentuklah Pusat Koperasi Pembelian “The Cooperative Whole Sale Society (CWS)
§ 1818 – 1888 koperasi berkembang di Jerman dipelopori oleh Ferdinan Lasalle, Fredrich W. Raiffesen
§ 1808 – 1883 koperasi berkembang di Denmark dipelopori oleh Herman Schulze
§ 1896 di London terbentuklah ICA (International Cooperative Alliance) maka koperasi telah menjadi suatu gerakan international.
b. Sejarah Perkembangan Koperasi Indonesia
Masa Penjajahan
Di masa penjajahan Belanda, gerakan koperasi pertama di Indonesia lahir dari inisatif tokoh R. A. Wiriaatmadja pada tahun 1986. Wiriaatmadja, patih Purwokerto ( Banyumas ) ini berjasa menolong para pegawai, pedagang kecil dan petani dari hisapan lintah darat melalui koperasi. Beliau dengan bantuan E. Sieberg, Asisten Residen Purwokerto, mendirikan Hulp-enSpaar Bank. Cita-cita Wiriaatmadja ini juga mendapat dukungan dari Wolf van Westerrode, pengganti Sieberg. Mereka mendirikan koperasi kredit sistem Raiffeisen.
Gerakan koperasi semakin meluas bersamaan dengan munculnya pergerakan nasional menentang penjajahan. Berdirinya Boedi Oetomo, pada tahun 1908 mencoba memajukan koperasi rumah tangga ( koperasi konsumsi ). Serikat Islam pada tahun 1913 membantu memajukan koperasi dengan bantuan modal dan mendirikan Toko Koperasi. Pada tahun 1927, usaha koperasi dilanjutkan oleh Indonesische Studie Club yang kemudian menjadi Persatuan Bangsa Indonesia ( PBI ) di Surabaya. Partaui Nasional Indonesia ( PNI ) di dalam kongresnya di Jakarta berusah menggelorakan semangat kooperasi sehuingga kongres ini sering juga disebut “ kongres koperasi ”.
Pergerakan koperasi selam penjajahan Belanda tidak dapat berjalan lancer. Pemerintah Belanda selalu berusaha menghalanginya, baik secara langsug maupun tidak langsung. Selain itu, kesadaran masyarakat atas koperasi sangat rendah akibat penderitaan yang dialaminya. Untuk membatasi laju perkembangan koperasi, pemerintah Belanda mengeluarkan peraturan koperasi Besluit 7 April No. 431 tahun 1915.
Masa Kemerdekaan
Setelah bangsa Indonesia merdeka, pemerintah dan seluruh rakyat segera menata kembali kehidupan ekonomi. Sesuai dengan tuntutan UUD 1945 pasal 33, perekonomian Indonesia harus didasarkan pada asas kekeluargaan. Dengan demikian, kehadiran dan peranan koperasi di dalam perekonomian nasional Indonesia telah mempunyai dasar konstitusi yang kuat. Di masa kemerdekaan, koperasi bukan lagi sebagai reaksi atas penderitaan akibat penjajahan, koperasi menjadi usaha bersama untuk memperbaiki dan meningkatkan taraf hidup yang didasarkan pada asas kekeluargaan. Hal ini sangat sesuai dengan cirri khas bangsa Indonesia, yaitu gotong royong.
Pada awal kemerdekaan, koperasi berfungsi untuk mendistribusikan keperluan masyarakat sehari-hari di bawah Jawatan Koperasi, Kementerian Kemakmuran. Pada tahun 1946, berdasarkan hasil pendaftaran secara sukarela yang dilakukan Jawatan Koperasi terdapat sebanyak 2.500 buah koperasi. Koperasi pada saat itu dapat berkembang secara pesat.
Namun karena sistem pemerintahan yang berubah-ubah maka terjadi titik kehancuran koperasi Indonesia menjelang pemberontakan G30S / PKI. Partai-partai memenfaatkan koperasi untuk kepentingan partainya, bahkan ada yang menjadikan koperasi sebagai alat pemerasan rakyat untuk memperkaya diri sendiri, yang dapat merugikan koperasi sehingga masyarakat kehilangan kepercayaannya dan takut menjadi anggota koperasi.
Pembangunan baru dapat dilaksanakan setelah pemerintah berhasil menumpas pemberontakan G30S / PKI. Pemerintah bertekad untuk melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen. Kehadiran dan peranan koperasi dalam perekonomian nasional merupakan pelaksanaan amanat penderitaan rakyat. Masa pasca kemerdekaan memang dapat dikatakan berkembang tetapi pada masa itu membuat perkembangan koperasi berjalan lambat. Namun keadaannya sperti itu, pemerintah pada atahun 1947 berhasil melangsungkan Kongres Koperasi I di Tasikmalaya, Jawa Barat.
2. Pengertian & Prinsip-prinsip Koperasi
o Koperasi, gotong royong & tolong menolong:
KOPERASI
Mengandung makna “kerja sama”, ada juga mengartikan ‘menolong satu sama lain’. Arti kerjasama bisa berbeda-beda tergantung dari cabang ilmunya.
Koperasi berkaitan dengan fungsi-fungsi :
· Fungsi Sosial
· Fungsi Ekonomi
· Fungsi Politik
· Fungsi Etika
GOTONG ROYONG
Menurut Mubyarto, Gotong Royong adalah kegiatan bersama untuk mencapai tujuan bersama.
TOLONG MENOLONG
Menurut Mubyarto, Tolong menolong atau Bantu membantu menunjukan pada pencapaian tujuan perorangan.Gotong royong dan tolong menolong lebih bertujuan sosial, bukan bertujuan ekonomi. Koperasi mempunyai tujuan ekonomi yang lebih konkrit.
o Pengertian Koperasi
Koperasi berasal dari kata “co” dan “operatio” yang mempunyai arti bekerja sama untuk mencapai tujuan. Secara umum Arifin Chanigo(1984:2) menyatakan koperasi merupakan : “Suatu perkumpulan yang beranggotakan orang- orang atau badan- badan yang memberikan kebebasan masuk dan keluar menjadi anggota, dengan kerja sama secara kekeluargaan menjalankan usaha, untuk mempertinggi kesejahteraan anggotanya”
o Prinsip Koperasi
Prinsip Koperasi adalah suatu sistem ide-ide abstrak yang merupakan petunjuk untuk membangun koperasi yang efektif dan tahan lama. Prinsip koperasi terbaru yang dikembangkan International Cooperative Alliance(Federasi koperasi non-pemerintah internasional) adalah:
§ Keanggotaan yang bersifat terbuka dan sukarela,
§ Pengelolaan yang demokratis,
§ Partisipasi anggota dalam ekonomi,
§ Kebebasan dan otonomi,
§ Pengembangan pendidikan, pelatihan, dan informasi.
Di Indonesia sendiri telah dibuat UU no. 25 tahun 1992 tentang Perkoperasian. Prinsip koperasi menurut UU no. 25 tahun 1992 adalah:
§ Keanggotaan yang bersifat terbuka dan sukarela,
§ Pengelolaan yang demokratis,
§ Pembagian SHU dilakukan secara adil sesuai dengan jasa usaha masing-masing anggota,
§ Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal,
§ Kemandirian,
§ PendidikanPerkoperasian,
§ Kerjasamaantarkoperasi.
3. Organisasi Manajemen Koperasi
· Perangkat Organisasi
Menurut UURI No. 25/1992 tentang Perkoprasian 21 dinyatakan bahwa perangkat organisasi koperasi terdiri dari:
a) Rapat anggota
b) Pengurus
c) Pengawas
a) Rapat anggota
b) Pengurus
c) Pengawas
Jadi, baik menurut UU No. 12/1967 maupun UURI No. 25/1992, pengelola atau manajer tidak dimasukan dalam perangkat organisasi koperasi. Hal ini, bias dipahami mengingat adanya unsur demokrasi koperatif yang terkandung dalam koperasi yaitu bahwa Kendal dan tanggung jawab dari pengelola koprasi itu berada ditangan para anggotanya, sedangkan manajer bukan anggota koperasi. Tetapi, dengan menunjukkan kepada asas manajer bagi keberhasilan usaha, maka wajar jika manajer itu kita masukkan sebagai salah satu komponen dari manajemen koperasi.
· Manajemen Koperasi
Manajemen koprasi dapat didefinisikan sebagai cara memanfaatkan segala sumber daya koperasi sebagai organisasi ekonomi secara efektif dan efisien dengan memperhatikan lingkungan organisasi dalam rangka usaha mencapai tujuan organisasi dengan mendasarkan asas-asas koperasi.
SUMBER:
· Firdaus Muhammad, Edhi Agus 2002. Perkoprasian. Jakarta: Ghalia Indonesia
· file:///J:/DL/Candra%20Nopita%20Sari%20%20PENGERTIAN,%20TUJUAN,%20dan%20PRINSIP-PRINSIP%20KOPERASI.htm
· http://agushadim.blogspot.com/2012/11/pengertian-dan-prinsip-prinsip-koperasi.html
Langganan:
Postingan (Atom)
