Senin, Mei 02, 2016

What i will to do in the future

What i will to do in the future or after graduate, i think i want to increase my skill on makeup because i love makeup too not just horse, i will go to makeup school if my parents allow me. But if they dont allow me i think i want to find a job on a bank because i think i like to have a job on a bank, touch and look a lot of money although its not my money HAHAHAHA.

Or maybe i will rest a little bit and do my thing, enjoy the freedom from the college life that really it makes me sick.

I dont know exactly what i want to do after graduate, just go with the flow but still i have a plan for my future. Yeah thats it, i hope you understand my grammar. Sorry if you dont:)

Interesting place

When holiday me and my family always like to go to my uncle's villa at Lembang. That place is so peace not like at the Jakarta, its like you running away from your crazy daily habit. Me and my family prefer mountain than the beach because mountain feels more refreshing than the beach. Oya i have 1 horse in my uncle's barn and her name is jacko, which take care by someone i called him bang mamat, so when im not there my horse still ada yg ngurus, soooooo you can tell that i love horse.

Not far from my uncle's villa there is a hot spring which me and my family always go to that place when night, but i hate the smell of it, its called belerang and i dont like it because its smell like a fart or raw egg or something like that. But some people said that belerang is good for you body, it can make you healtier if you follow the procedur right.

My aunt have alittle vegetables or fruit garden depending on what my aunt want to plant. If the season is good, me and my family always help her to harvest the vegetables or the fruit that my aunt take care of her self. I love the tomatoes that my aunt plant because it taste more fresh than you buy it from the supermarket. So thats my interesting place, hope you like it and understand it.

Selasa, Maret 29, 2016

Tugas Softskill Bahasa Inggris 2

Nama Kelompok :

  • Andini Pratiwi        (10212802)
  • Arini Widi Antari   (11212136)
  • Devitri R                 (11212933)
  • Iing Apriyanti          (18212457)
  • Juannisa Nigita        (13212981)
  • Yulia Marlen            (17212930)
pertama, produksi adalah penciptaan jasa atau perubahan bahan ke dalam suatu produk. salah satu contoh adalah konversi dari bijih besi menjadi bagian mobil logam. selanjutnya produk ini perlu dipindahkan dari pabrik ke pasar. ini dikenal sebagai proses distribusi. Sebuah mobil mungkin dipindahkan dari sebuah pabrik di Detroit ke sebuah dealer mobil di Miami

first, production is the creation of services or the changing of materials into product. one example is the conversion of iron ore into metal car parts. next these products need to be moved from the factory to the marketplace. this is known as distribution. A car might be moved from a factory in Detroit to a car dealership in Miami.
1. What is the main idea of paragraph 1?
The main idea of paragraph 1 is a definition of business is the production,distribution,and sale of goods and services for a profit

2. How does the modern meaning of business differ from traditional one?
The concepts  and activities of business have increased in modern time. Traditionaly, business simply meant exchange or trade for things people wanted or needed. 

3. What is the main idea of paragraph 2 ?
Definition of  Production and distribution of car

4. What is ‘Production’?
Production is the creation of services or the changing of materials into products.

5. What is distribution ?
Product need to be moved from the factory to the marketplace

6. How do goods differ from service ?
Goods are products which people either need or want.Services,on the other hand,are activities which a person or group performs for another person or organization

7. What is ‘Sale?
Sale is the exchange of a product or service for money.

8. How many factors are there in bsiness ? what are they ?
3, Production, distribution and sale

9. What is profit ?
Profit is the money that remains after all the expenses are paid

10. What is the primary goal of business activity ?
Creating an economic surplus or profit

Sabtu, Januari 10, 2015

Analisis perilaku konsumen melalui pendekatan utiliti




Tujuan mempelajan perilaku konsumen adalah melihat bagaimana konsumen mempengaruhi usaha perusahaan melalui permintaan akan barang/ jasa yang dihasilkan perusahaan. Permintaan konsumen inilah yang selanjutnya digunakan oleh perusahaan untuk menentukan macam barang, jumlah barang, biaya barang, dan harga jual barang yang dihasilkan perusahaan.

Perilaku konsumen dapat dianalisis melalui pendekatan IC. Definisi IC adalah kurva yang menunjukkan tempat kedudukan titik-titik yang menunjukkan kombinasi antara barang yang dikonsumsi (2 barang) yang memberikan kepuasan yang sama. Kepuasan maksimum konsumen dalam mengkonsumsi barang akan tercapai, apabila garis anggaran bersinggungan dengan IC. Premis yang digunakan dalam menjelaskan definisi tersebut adalah:
a. konsumen selalu berusaha memaksimumkan kepuasan.
b. cita rasa konsumen tercermin dalam IC yang jumlahnya tak terhingga dan tidak saling berpotongan satu sama lain.
c. pendapatan konsumen dan harga-harga barang diketahui dan tergambar dalam garis anggaran (budget constraint).

Dampak perubahan harga barang, penghasilan konsumen, dan selera konsumen terhadap jumlah barang yang diminta adalah:
a. apabila harga barang yang dihadapi konsumen berubah, maka konsumen akan mengubah pola konsumsinya. Inforinasi ini relevan bagi perusahaan dalam menentukan hargajual barang.
b. apabila penghasiian konsumen mengalami perubahan, maka konsumen akan mengubah pola konsumsinya. Analisis ini mendasari konsepelastisitas pendapatan yang berguna untuk meramalkan pengaruh perubahan suasana dunia usaha terhadap fungsi permintaan dan fungsi potensi pasar.
c. apabila selera konsumen terhadap suatu barang berubah, maka IC akan berubah juga. Informasi ini berguna untuk melihat dampak perikianan terhadap selera konsumen yang selanjutnya mempengaruhi permintaan barang.

Di samping menggunakan pendekatan IC, perilaku konsumen dalam mengkonsumsi barang dapat dianalisis dengan menggunakan pcndekatan atribut. Definisi atribut adalah semua jasa yang dihasilkan dari penggunaan dan atan pemilikan barang tersebut. Contoh atribut, sebuah mobil antara lain: jasa pengangkutan, prestise, keamanan, dan lain sebagainya. Sedang yang dimaksud dengan garis batas efisiensi (efficiency frontier) adalah batas luar dan merupakan kombinasi dua atribut yang dapat dicapai konsumen dengan batas anggaran tertentu (budget constraint). Kepuasan maksimurri konsumen tercapai apabila efficiency frontier disinggung oleh IC konsurnen tersebut.

Perubahan harga barang, penghasilan konsumen, dan persepsi konsumen terhadap efficiency frontier adalah:
a. apabila harga barang tunin, maka efficiency frontier bergeser keluar dan sebaliknya apabila harga barang naik, efficiency fronhier bergeserke dalam

mendekati titik asal nol (O),
b. apabila penghasilan meningkat dan barang yang dikonsumsi itu normal sifatnya tentu efficiency frontier seluruhnya bergeser sejajar keluar dan
sebaliknya penghasilan menurun, maka efficiency frontier akan bergeser kekiri.
c. persepsi konsumen berhubungan dengan jumlah atribut yang terdapat dalam suatu barang. Apabila konsumen merasa atribut suatu barang meningkat, maka efficiency frontier akan bergeser ke kanan.

Simpulan
Pendekatan teori konsumen seperti yang telah diuraikan di muka ada dua (2) yaitu: pendekatan IC dan pendekatan atribut. Penghasilan konsumen, selera
konsumen, dan persepsi konsumen alkan mengubah IC dan efficiency frontier yang selanjutnya akan mengubah posisi/titik kepuasan maksimum konsumen tersebut. Pada pendekatan atribut ada beberapa atribut barang (misalnya: prestise, status, keamanan dan sebagainya) yang hanya dapat ditentukan secara subyektif. Analisis pendekatan IC dan atribut menghasilkan informasi yang relevan bagi perusabaan dalam menentukan harga jual barang, mengetahui potensi pasar, melihat dampak perikianan suatu produk dan lain sebagainya.

Sumber: http://literaturekonomi.blogspot.com/2014/01/analisis-perilaku-konsumen-melalui.html

Perilaku konsumen dalam pembelian online


Konsumen merupakan seorang raja dalam sebuah perdagangan. Konsumen selalu menginginkan sesuatu dengan harga murah dan kualitas baik, selain itu juga seorang konsumen biasanya menginginkan kemudahan dalam proses berbelanjanya. Untuk mempermudah konsumen dalam mebeli suatu produk maka muncullah cara berbelanja secara online atau juga dikenal sebagai online shop. 
    Cara belanja secara online ini maksudnya adalah konsumen tidak melihat secara langsung barang yang dijual, tapi hanya bisa melihatnya melalui foto/ gambar. Jika sudah cocok/ sesuai dengan model, keinginan dan harga produk yang diinginkan maka konsumen akan memesan kepada penjual. Penjual dan pembeli lalu melaksanakan proses transaksi secara lebih intensif. Biasanya prosuk yang sudah dibeli dikirimkan melalui jasa pengiriman kilat. Dengan syarat konsumen harus mentransfer terlebih dahulu uang pembelian dan mengirimkan bukti transfernya. Dengan adanya media jejaring sosial sistem penjualan secara online ini semakin banyak digunakan baik oleh konsumen maupun oleh penjual. Ditambah juga sekarang semakin banyak konsumen menggunakan handphone blackberry yang juga merupakan salah satu media berjualan online.
    Ada banyak alasan konsumen untuk menggunakan media berbelanja secara online ini salah satunya adalah efisiensi waktu untuk mencari sebuah barang. Alasan lainnya adalah harga yang sama dengan harga toko, jenisnya berfariatif, bisa dilihat dalam satu tempat dan lain-lain. Berbelanja secara online memang sangat memudahkan konsumen yang tidak memiliki banyak waktu untuk berbelanja tetapi ingin mengikuti perkembangan model. Namum diantara kemudahan tersebut berbelanja secara onlinepun ternyata memiliki kekurangan. Kekurangannya antara lain terkadang apa yang diinginkan berbeda dengan yang didapatkan, proses pengiriman yang cukup lama dan tidak bisa melihat langsung sebuah produk.

Sumber: http://larasatinia.blogspot.com/2012/11/tugas-2-softskill-analisis-perilaku.html

Faktor yang mempengaruhi konsumen dalam pembelian

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi perilaku pelanggan. Faktor-faktor tersebut dibedakan menjadi 2 bagian yaitu faktor-faktor yang berasal dari dalam diri pribadi seorang konsumen dan faktor-faktor yang berasal dari lingkungan sekitar seorang konsumen.
Adapun yang mempengaruhi faktor-faktor perilaku konsumen antara lain, kekuatan social budaya terdiri dari factor budaya, tingkat social, kelompok anutan ( small reference groups) dan keluarga. Sedangkan kekuatan psikologis terdiri dari pengalaman belajar, kepribadian, sikap dan keyakinan.
Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen
a. Kebudayaan.
Kebudayaan ini sifatnya sangat luas, dan menyangkut segala aspek kehidupan manusia. Kebudayaan adalah simbul dan fakta yang kompleks, yang diciptakan oleh manusia, diturunkan dari generasi ke generasi sebagai penentu dan pengatur tingkah laku manusia dalam masyarakat yang ada.
b. Kelas sosial.
Pembagian masyarakat ke dalam golongan/ kelompok berdasarkan pertimbangan tertentu, misal tingkat pendapatan, macam perumahan, dan lokasi tempat tinggal.
c. Kelompok referensi kecil.
Kelompok ‘kecil’ di sekitar individu yang menjadi rujukan bagaimana seseorang harus bersikap dan bertingkah laku, termasuk dalam tingkah laku pembelian, misal kelompok keagamaan, kelompok kerja, kelompok pertemanan, dll.
d. Keluarga.
Lingkungan inti dimana seseorang hidup dan berkembang, terdiri dari ayah, ibu dan anak. Dalam keluarga perlu dicermati pola perilaku pembelian yang menyangkut:
– Siapa yang mempengaruhi keputusan untuk membeli.
– Siapa yang membuat keputusan untuk membeli.
– Siapa yang melakukan pembelian.
– Siapa pemakai produknya.
e. Pengalaman.
Berbagai informasi sebelumnya yang diperoleh seseorang yang akan mempengaruhi perilaku selanjutnya.
f. Kepribadian.
Kepribadian dapat didefinisikan sebagai pola sifat individu yang dapat menentukan tanggapan untuk beringkah laku.
g. Sikap dan kepercayaan.
Sikap adalah suatu kecenderungan yang dipelajari untuk bereaksi terhadap penawaran produk dalam masalah yang baik ataupun kurang baik secara konsisten. Kepercayaan adalah keyakinan seseorang terhadap nilai-nilai tertentu yang akan mempengaruhi perilakunya.
h. Konsep diri.
Konsep diri merupakan cara bagi seseorang untuk melihat dirinya sendiri, dan pada saat yang sama ia mempunyai gambaran tentang diri orang lain.

SUMBER:
http://batavia1991.wordpress.com/2011/10/19/faktor-faktor-yang-mempengaruhi-perilaku-konsumen-dalam-pengambilan-keputusan-pembelian-suatu-produk/

Pengertian dan tujuan mempelajari perilaku konsumen

PENGERTIAN PERILAKU KONSUMEN

Menurut John C. Mowen dan Michael Minor mendefinisikan perilaku konsumen sebagai studi tentang unit pembelian (buying unit) dan proses pertukaran yang melibatkan perolehan, konsumsi berbagai produk,jasa dan pengalaman serta ide-ide.
Menurut LambHair dan Mc.Daniel menyatakan bahwa perilaku konsumen adalah proses seorang pelanggan dalam membuat keputusan untuk membeli, menggunakan serta mengkonsumsi barang-barang dan jasa yang dibeli, juga termasuk faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian dan penggunaan produk.(Rangkuti,2002:91)
Menurut EngelBlackwell dan Miniard, menyatakan bahwa perilaku konsumen adalahtindakan yang langsung terlibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi dan menghabiskan produk dan jasa termasuk proses keputusan yang mendahului dan mengikuti tindakan ini.
Perilaku konsumen dapat disarikan dari semua definisi diatas sebagai studi tentang proses pengambilan keputusan oleh konsumen dalam memilih, membeli,memakai serta memanfaatkan produk,jasa,gagasan, atau pengalaman dalam rangka memuaskan kebutuhan dan hasrat konsumen.

BEBERAPA TUJUAN MEMPELAJARI PERILAKU KONSUMEN

1. Membuat produk yang dihasilkan dapat diterima oleh konsumen
Inilah hal yang terpenting untuk dilakukan oleh seorang pemasar atau pelaku bisnis yaitu bahwa semua produk yang ia hasilkan dapat di terima dipasar dan laku oleh konsumen. Dengan adanya hal ini maka hal ini akan menandakan bahwa apa yg ia lakukan didalam bisnis akan menghasilkan keberhasilan, dengan ini maka ia pun akan mendapatkan keuntungan atau laba yang besar.
2. Mendapatkan keloyalan dari konsumen kepada produk yang telah dibuat
Selain untuk membuat produk yang ada didalam pasar dapat diterima oleh pihak konsumen, tujuan lain dalam mempelajari perilaku konsumen bagi pemasar adalah untuk mendapatkan keloyalan dari pihak konsumen terhadap dirinya. Konsumen tak hanya akan memakai dan membeli barang yang telah ia produksi namun konsumen akan menjadi loyal terhadap barang tersebut. Dengan keloyalan ini, konsumen akan menjadi setia dan tak akan begitu mudah untuk beralih menggunakan produk yang lain. Selain itu, konsumen juga dapat untuk diposisikan sebagai agen pemasaran gratis kepada orang lain.

SUMBER :
http://www.bimbingan.org/tujuan-mempelajari-perilaku-konsumen-bagi-pemasar.htm
http://esty.staff.uns.ac.id/definisi-perilaku-konsumen/

Kamis, Mei 01, 2014

ZAT BERBAHAYA DALAM ROKOK

Seperti yang telah diketahui, bahwa rokok mengandung zat-zat yang berbahaya bagi tubuh. Bahkan dapat menimbulkan kematian. Salah satu kandungan dari rokok adalah tembakau. Tembakau memiliki unsur nikotin dan eugenol, zat yang sangat berbahaya bagi tubuh. Di kebunnya tembakau telah menyatu dengan pestisida. Yang membuat menjadi asap adalah tembakau yang sudah menyatu dengan pestisida. Menurut penelitian, asap yang ditimbulkan dari rokok terdiri dari gas yang mematikan seperti karbon monoksida, hidrosianida, ammonia, nitric acid, dan lain-lain. Gas karbon monoksida, merupakan suatu gas yang sangat berbahaya karena dapat mengikat oksigen untuk bernafas yang ada pada aliran darah. Asap rokok juga mengandung zat yang berbahaya, dapat dilihat dari ujung rokok yang awalnya putih berubah warna menjadi kuning.
Kandungan dari sebatang rokok, yaitu:
1. Nikotin. Nikotin adalah suatu zat yang menimbulkan ketagihan atau kecanduan pada si pengguna. Nikotin juga merupakan salah satu penyebab timbulnya penyakit jantung koroner dan kanker.

2. Tar. Merupakan racun.

3. Insektisida. Biasanya digunakan sebagai bahan untuk membunuh serangga.
4. Polycyclic. Zat yang dapat menyerang paru-parru.
5. Carcinogens. Asap yang ditimbulkan akibat pembakaran rokok, dan merupakan penyebab kanker bagi yang menghirupnya.

CARA MEMANJANGKAN BULU MATA

Bulu mata yang panjang dan lentik dipercaya menambah kesan cantik dan anggun pada seorang wanita. Oleh karena itu saat ini sudah bermunculan produk-produk kecantikan yang dapat membuat bulu mata lebih panjang. Selain menggunakan produk kecantikan, umumnya wanita menggunakan bulu mata palsu dan maskara dalam make up mereka.
Namun selain menggunakan produk kecantikan atau maskara, sebenarnya bulu mata dapat dipanjangkan secara alami. Berikut ini adalah beberapa tips cara memanjangkan bulu mata dengan menggunakan bahan-bahan alami.
Mengkonsumsi Vitamin E
Vitamin E merupakan vitamin yang baik untuk pertumbuhan kulit dan rambut. Mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin E adalah salah satu cara memanjangkan bulu mata yang cukup efektif. Vitamin E banyak terdapat pada sayur-sayuran dan kacang-kacangan.
Bisa juga dengan menggunakan suplemen vitamin E yang banyak dijual di apotek berupa kapsul. Konsumsilah secara rutin untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Anda juga bisa membilasi bulu mata anda secara rutin dengan minyak vitamin E dengan sikat khusus yang bersih dan steril.
Membersihkan bulu mata secara teratur
Membersihkan bulu mata secara teratur adalah salah satu cara memanjangkan bulu mata yang sering dilakukan. Membersihkan bulu mata dapat dengan menggunakan shampoo bayi agar tidak pedih di mata. Selain itu jangan lupa untuk menyikatnya dengan sikat khusus yang bersih. Menyikat bulu mata secara rutin akan membuat bulu mata senantiasa rapi dan lebih lentik. Selain itu jangan menggunakan make up secara berlebihan.
Make up berlebihan seperti terlalu sering menggunakan maskara justru dapat membuat bulu mata rentan rontok dan patah. Sebaiknya cukup gunakan make up secukupnya dan selalu membersihkannya sebelum tidur atau istirahat untuk menghindari iritasi kulit dan jerawat.
Menggunakan kemiri dan lidah buaya
Kemiri sedari dulu sudah dipercaya mampu mensuburkan rambut. Oleh karena itu kemiri dapat digunakan untuk memanjangkan bulu mata. Caranya dengan membakar kemiri hingga hitam, kemudian menumbuknya hingga menjadi serpihan halus. Oleskan pada bulu mata sebelum tidur.
Hati-hati saat mengoleskannya agar serbuk tidak melukai mata. Dapat juga dengan menggunakan minyak kemiri yang sudah banyak dijual di pasaran. Lidah buaya juga bisa digunakan. Caranya dengan mencampur gel/sari lidah buaya bersama daun sirih. Campurannya lalu dioleskan pada bulu mata. Lakukan rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

CARA MEMBUAT PANCAKE

Cara membuat pancake mungkin sudah menjadi pertanyaan banyak orang yang menyukai pancake. Sebenarnya cara membuat pancake itu cukup mudah sekali asalkan anda memupunyai keinginan yang kuat dan bersabar. Pancake memang sangat cocok untuk hidangan keluarga. Terlebih lagi bila dikonsumsi pada waktu sarapan pagi, pancake akan terasa lebih nikmat. Untuk anda yang sangat ingin sekali membuat pancake pasti sering bertanya – tanya bagaimana sih cara membuat pancake yang enak dan mudah itu. Atau mungkin punya keinginan untuk membuat pancake bagi keluarga atau teman – teman. Untuk menjawab semua pertanyaan yang mungkin anda ajukan, saya akan berikan resep dan langkah – langkah membuat pancake.
Bahan - bahan Membuat Pancake
  • 100 gr tepung terigu
  • 250 ml susu cair
  • 1 butir telur, pisahkan putih dan kuningnya
  • Garam secukupnya
  • Sedikit margarin untuk olesan
  • Es Krim atau Sirup Maple ( untuk topping )

    Cara Membuat Pancake

    1. Campur rata dan aduk tepung terigu, garam, kuning telur dan susu dengan ballon whisk sampai rata atau bisa menggunakan mixer dengan kecepatan yang paling rendah (kalau tidak punya ballon whisk dan mixer, bisa juga menggunakan spatula kayu)
    2. Kocok putih telur sampai kaku. Bisa menggunakan garpu maupun ballon whisk.
    3. Kemudian masukkan adonan tepung ke dalam adonan putih telur, aduk rata. Nah dalam mencampur adonan tepung dengan putih telur, bisa juga menggunakan tehnik pancing. Dengan cara mengambil sedikit putih telur dan campurkan ke dalam terigu, aduk rata. tambah sedikit demi sedikit. Kemudian baru masukkan adonan terigu ke dalam putih telur. Langkah ini untuk menghindari putih telur yang bergerindil.
    4. Panaskan teflon diameter paling kecil (yang untuk bikin telor ceplok), oles dengan margarin, kecilkan api. Bisa juga menggunakan teflon ukuran standar.
    5. Tuang adonan sekitar 2,5 sendok sayur, tutup sebentar
    6. Balik jika adonan sudah ada sedikit berpori dan sedikit mengeras pinggirnya

    Tips Membuat Pancake yang Enak

    1. Kunci utama kenapa pancake diatas bisa lembut teksturnya walaupun tanpa menggunakan buttermilk adalah pada pemisahan kuning telur dengan putih telurnya.
    2. Untuk mendapatkan pancake yang lebih manis bisa menambahkan 1 sendok makan gula pasir yang diaduk bersama dengan terigu, garam, kuning telur, dan susu.
    3. Bila tidak punya wajan teflon seukuran telur ceplok, bisa mneggunakan wajan teflon biasa walaupun nanti bentuk pancakenya menjadi tidak seragam. Atau bisa juga menggunakan ring/cetakan pancake seperti bentuk bulat, bintang, dll.
    4. Pancake ini sangat enak bila disajikan hangat-hangat.
    - See more at: http://caramembuat123.blogspot.com/2013/04/cara-membuat-pancake.html#sthash.pDtEb9CO.dpuf

    IBU, APA SALAHKU?

    Hingga kini ku dewasa
    tak ada satupun ucapan itu kau ucapkan
    ibu…
    perih hati ini
    kala namaku tak ada dalam bait kerinduanmu
    sungguh itu kepedihanku,
    kau mampu tersenyum dg mereka yang lain
    keirianku memuncak ibu,
    kala mereka tertawa bahagia bersamamu
    nanmun aku hanya mampu memandangmu
    di suatu sudut dengan kesedihan..
    oh…ibu
    sungguh aku mencintaimu
    walau tanpa sebuah ucapan
    sungguh aku mencintaimu
    dengan ketulusan hati terdalam
    oh ibu….
    aku hanya dapat menyebut namamu
    dalam do’a diam-diam
    ku katakan
    ” oh tuhan aku mencintainya, sungguh tak ada yang lebih indah darinya
    hanya padamu tuhan ku muhon jaga ia, jaga senyumnya hingga nanti ia tertidur lelap ku mohon tuhan dekap ia karna aku mencintainya….

    JAWABAN

    Ragaku yang terduduk dalam lamunku kini
    tiada menorehkan senyuman abadi lagi
    Hatiku yang telah kau iris dengan luka dalam
    hingga tertembus jantung ini kini tiada menangis lagi
    Yang terekam manis sekarang hanyalah status palsu yang selalu kujunjung tinggi pada tiap pemerhatiku
    Aku tersesat pada hatiku sendiri karena kerelaan akan melepasmu pergi tuk menebus segala dosamu padaku
    Namun saat akan ku cari jalan keluar
    mengapa terjadi pesimpangan yang tiap artinya berbeda akan hatiku?
    Suatau masa depan cerah tanpa dirinya
    atau hanya hidup dalam kesalahan yang selalu membekas di hati
    Dalam kebimbangan raga dan pikiranku
    yang selalu tertuju pada sisi terburuk,
    cahaya jalan penerangNya perlahan mulai mampu menerangi jalanku
    Walau sampai sekarangpun ku hanya mampu berharap,kini ku hanya bisa menjalankannya sambil menunggu jawaban waktu

    KETAHANAN NASIONAL

    BAB III
    KETAHANAN NASIONAL
    Setiap bangsa sudah pasti mempunyai cita-cita yang
    ingin diwujudkan dalam hidup dan kehidupan nyata. Cita-cita itu
    merupakan arahan dan atau tujuan yang sebenar-benarnya
    dan mempunyai fungsi sebagai penentu arah dari tujuan
    nasionalnya. Namun demikian, pencapaian cita-cita dan tujuan
    nasional itu bukan sesuatu yang mudah diwujudkan karena
    dalam perjalanannya kearah itu akan muncul energi baik yang
    positif maupun negatif yang memaksa suatu bangsa untuk
    mencari solusi terbaik, terarah, konsisten, efektif, dan efisien.
    Energi positif bisa muncul dari dua situasi kondisi yaitu
    dalam negeri dan luar negeri. Kedua situasi kondisi itu akan
    menjadi motor dan stimulan untuk membangkitkan kesadaran
    pada bangsa untuk membangun ketahanan nasional yang
    holistik dan komprehensif. Di sisi lain, energi negatif juga akan
    muncul dari dua situasi kondisi tadi, yang biasanya menjadi
    penghambat dan rintangan untuk membangun ketahanan
    nasional. Energi negatif biasanya muncul secara parsial tetapi
    tidak bisa dipungkiri dalam banyak hal merupakan suatu produk
    yang tersistem dan terstruktur dengan rapi dalam sistem
    operasional yang memakan waktu lama.
    Bangsa dan negara Indonesia sejak proklamasi pada
    tanggal 17 Agustus 1945 pun tidak lepas dan luput dari
    persoalan yang berkaitan dengan ketahanan nasional karena
    dalam perjalanan sejarahnya, Negara Kesatuan Republik
    Indonesia mengalami pasang surut dalam menjaga eksistensi
    dan kelangsungan hidup sebagai sebuah bangsa dan negara
    yang merdeka dan berdaulat. Apabila dilihat dari geopolitik dan
    geostrategi yang kemudian dikaitkan dengan potensi-potensi
    yang dimilikinya maka bangsa Indonesia berada pada posisi
    yang rawan dengan instabilitas nasional yang diakibatkan dari
    berbagai kepentingan seperti persaingan dan atau perebutan
    pengaruh baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Hal itu
    sudah dipastikan akan memberikan dampak bagi hidup dan
    kehidupan bangsa dan negara Indonesia dalam jangka pendek
    maupun jangka panjang.
    Indonesia adalah negara yang bersandar pada kekuatan
    hukum sehingga kekuasaan dan penyelenggaraan hidup dan
    kehidupan kenegaraan diatur oleh hukum yang berlaku. Dengan
    kata lain, hukum sebagai pranata sosial disusun untuk
    kepentingan seluruh rakyat dan bangsa yaitu menjaga
    ketertiban bagi seluruh rakyatnya. Kondisi kehidupan nasional
    itu menjadi salah satu kekuatan ketahanan nasional karena
    adanya jaminan kekuasaan hukum bagi semua pihak yang ada
    di Indonesia dan lebih jauh daripada itu adalah menjadi cermin
    bagaimana rakyat Indonesia mampu untuk tumbuh dan
    berkembang dalam suatu wilayah yang menempatkan hukum
    sebagai asas berbangsa dan bernegara dengan menyandarkan
    pada kepentingan dan aspirasi rakyat

    B. Pokok-Pokok Pikiran
    Upaya pencapaian ketahanan nasional sebagai pijakan
    tujuan nasional yang disepakati bersama didasarkan pada
    pokok-pokok pikiran berikut :
    1. Manusia Berbudaya
    Manusia adalah mahluk Tuhan yang pertama-tama
    berusaha menjaga, mempertahankan eksistensi dan
    kelangsungan hidupnya.
    Manusia dikatakan mahluk Tuhan yang sempurna karena
    memiliki naluri, kemampuan berpikir, akal dan berbagai
    ketrampilan, senantiasa berjuang. Untuk keperluan itu maka
    manusia hidup berkelompok (homo socius) dan menghuni suatu
    wilayah tertentu yang dibinanya dengan kemampuan dan
    kekuasaannya (zoon politicon). Oleh karena itu, manusia
    berbudaya senantiasa selalu mengadakan hubungan-hubungan
    sebagai berikut :
    Manusia dengan Tuhan dinamakan
    Agama/Kepercayaan
    b. Manusia dengan cita-cita dinamakan Ideologi
    c. Manusia dengan kekuatan/kekuasaan dinamakan
    Politik
    d. Manusia dengan pemenuhan kebutuhan dinamakan
    Ekonomi
    e. Manusia dengan penguasaan/pemanfaatan alam
    dinamakan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
    f. Manusia dengan manusia dinamakan Sosial
    g. Manusia dengan rasa Keindahan dinamakan
    Seni/Budaya
    h. Manusia dengan rasa aman dinamakan Pertahanan
    dan Keamanan.

    Yang mencakup dan meliputi kehidupan nasional yaitu aspek alamiah
    dan aspek sosial/kemasyarakatan sebagai berikut :
    Aspek alamiah adalah :
    a. Posisi dan lokasi geografi negara
    b. Keadaan dan kekayaan alam
    c. Keadaan dan kemampuan penduduk
    Aspek sosial/kemasyarakatan adalah :
    a. Ideologi
    b. Politik
    c. Sosial
    d. Budaya
    e. Pertahanan dan Keamanan
    Aspek alamiah bersifat statis dan sering disebut dengan
    istilah Trigatra, sedangkan aspek sosial/kemasyarakatan
    bersifat dinamis disebut juga dengan istilah Pancagatra. Kedua
    aspek itu biasanya disebut dengan Astagatra. Aspek-aspek di
    atas mempunyai hubungan timbal balik antargatra yang sangat
    erat yang disebut dengan istilah keterhubungan (korelasi) dan
    ketergantungan (interdependensi).

    2. Tujuan Nasional, Falsafah Bangsa dan Ideologi
    Negara
    Tujuan nasional menjadi pokok pikiran dalam ketahanan
    nasional karena suatu organisasi apapun bentuknya dalam
    proses kegiatan untuk mencapai tujuan yang telah
    ditetapkannya akan selalu berhadapan dengan masalah
    yang internal dan ekternal, demikian pula dengan negara dalam mencapai tujuannya.
    Oleh karena itu, dibutuhkan
    suatu situasi dan kondisi yang siap untuk menghadapinya.

    C. Pengertian Ketahanan Nasional Indonesia
    Ketahanan Nasional pastinya mempunyai rumusan
    dengan pengertian yang baku dalam upayanya menghadapi
    dinamika perkembangan dunia dari masa ke masa.
    Pengertian baku Ketahanan Nasional bangsa Indonesia
    adalah kondisi dinamik bangsa Indonesia yang meliputi segenap
    aspek kehidupan nasional yang terintegrasi, berisi keuletan dan
    ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan
    kekuatan nasional, dalam menghadapi dan mengatasi segala
    tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan baik yang
    datang dari luar maupun dari dalam untuk menjamin identitas ,
    integritas, kelangsungan hidup bangsa dan negara serta
    perjuangan mencapai tujuan nasionalnya.
    Oleh karena itu, Ketahanan Nasional adalah kondisi
    hidup dan kehidupan nasional yang harus senantiasa
    diwujudkan dan dibina secara terus-menerus serta sinergik.
    Proses berkelanjutan itu harus selalu
    didasari oleh pemikiran geopolitik dan geostrategi sebagai
    sebuah konsepsi yang dirancang dan dirumuskan dengan
    memperhatikan konstelasi yang ada disekitar Indonesia
    Konsepsi Ketahanan Nasional Indonesia adalah konsepsi
    pengembangan kekuatan nasional melalui pengaturan dan
    penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan yang seimbang,
    serasi dan selaras dalam seluruh aspek kehidupan secara utuh,
    menyeluruh dan terpadu berlandaskan Pancasila, UUD 1945
    dan Wawasan Nusantara. Dengan kata lain, konsepsi
    Ketahanan Nasional Indonesia merupakan pedoman (sarana)
    untuk meningkatkan (metode) keuletan dan ketangguhan
    bangsa yang mengandung kemampuan mengembangkan
    kekuatan nasional, dengan pendekatan kesejahteraan dan
    keamanan.

    D. Asas-Asas Ketahanan Nasional Indonesia
    Asas Ketahanan Nasional Indonesia adalah tata laku
    yang didasari nilai-nilai yang tersusun berlandaskan Pancasila,
    UUD 1945 dan Wawasan Nasional yang terdiri dari :
    1. Asas Kesejahteraan dan Keamanan
    Kesejahteraan dan keamanan dapat dibedakan tetapi
    tidak dapat dipisahkan dan merupakan kebutuhan manusia
    yang mendasar dan esensial, baik sebagai perorangan maupun
    kelompok dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan
    bernegara. Dalam realisasinya
    kondisi kesejahteraan dan keamanan dapat dicapai dengan
    menitikberatkan pada kesejahteraan tetapi tidak mengabaikan
    keamanan.
    2. Asas komprehensif intergral atau menyeluruh terpadu
    Sistem kehidupan nasional mencakup segenap aspek
    kehidupan bangsa secara utuh menyeluruh dan terpadu dalam
    bentuk perwujudan persatuan dan perpaduan yang seimbang,
    serasi dan selaras dari seluruh aspek kehidupan
    bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
    3. Asas mawas ke dalam dan mawas ke luar
    Sistem kehidupan nasional merupakan perpaduan
    segenap aspek kehidupan bangsa yang saling berinteraksi.
    Untuk itu diperlukan sikap mawas ke dalam dan ke luar.
    a. Mawas ke dalam
    Mawas ke dalam bertujuan menumbuhkan hakikat, sifat
    dan kondisi kehidupan nasional itu sendiri berdasarkan nilainilai
    kemandirian yang proporsional untuk meningkatkan
    kualitas derajat kemandirian bangsa yang ulet dan tangguh.
    b. Mawas ke luar
    Mawas ke luar bertujuan untuk dapat mengantisipasi dan
    ikut berperan serta menghadapi dan mengatasi dampak
    lingkungan strategis luar negeri, serta menerima kenyataan
    adanya saling interaksi dan ketergantungan dengan dunia
    internasional. Namun demikian,
    interaksi dengan pihak lain diutamakan dalam bentuk
    kerjasama yang saling menguntungkan.
    4. Asas kekeluargaan
    Asas kekeluargaan mengandung keadilan, kearifan,
    kebersamaan, kesamaan, gotong-royong, tenggang rasa dan
    tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa
    dan bernegara.
    E. Sifat Ketahanan Nasional Indonesia
    Ketahanan nasional memiliki sifat yang terbentuk dari
    nilai-nilai yang terkandung dalam landasan dan asas-asasnya,
    yaitu :
    1. Mandiri
    Ketahanan nasional bersifat percaya pada
    kemampuan dan kekuatan sendiri dengan keuletan dan
    ketangguhan yang mengandung prinsip tidak mudah
    menyerah serta bertumpu pada identitas , integritas dan
    kepribadian bangsa.
    2. Dinamis
    Hal ini sesuai dengan hakikat
    dan pengertian bahwa segala sesuatu di dunia ini
    senantiasa berubah dan perubahan itu senantiasa
    berubah pula. Oleh karena itu, upaya peningkatan
    ketahanan nasional harus selalu diorientasikan ke masa
    depan dan dinamikanya diarahkan untuk pencapaian
    kondisi kehidupan nasional yang lebih baik.
    3. Wibawa
    Makin
    tinggi tingkat ketahanan nasional Indonesia makin tinggi
    pula nilai kewibawaan nasonal yang berarti makin tinggi
    tingkat daya tangkal yang dimiliki bangsa dan negara
    Indoesia.
    4. Konsultasi dan kerjasama
    Konsepsi ketahanan nasional Indonesia tidak
    mengutamakan sikap konfrontatif dan antagonistis, tidak
    mengandalkan kekuasaan dan kekuatan fisik semata
    tetapi lebih pada sikap konsultatif dan kerjasama serta
    saling menghargai dengan mengandalkan pada kekuatan
    moral dan kepribadian bangsa.

    F. Pengaruh Aspek Ketahanan Nasional Pada Kehidupan
    Berbangsa dan Bernegara
    Berdasarkan pemahaman tentang hubungan tersebut
    diperoleh gambaran bahwa konsepsi ketahanan nasional akan
    menyangkut hubungan antar aspek yang mendukung
    kehidupan yaitu :
    1. aspek yang berkaitan dengan alamiah bersifat statis meliputi
    aspek geografi, kependudukan, dan sumber daya alam
    2. aspek yang berkaitan dengan sosial bersifat dinamis meliputi

    aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan hankam.

    1. Pengaruh Aspek Ideologi
    Ideologi adalah suatu sistem nilai yang merupakan
    kebulatan ajaran yang memberikan motivasi. Dalam ideologi
    juga terkandung konsep dasar tentang kehidupan yang dicitacitakan
    oleh suatu bangsa.
    Ideologi besar yang ada di dunia adalah :
    a. Liberalisme
    b. Komunisme
    c. Faham Agama

    2. Pengaruh Aspek Politik
    Politik berasal dari kata politics dan atau policy artinya
    berbicara politik akan mengandung makna kekuasaan
    (pemerintahan) atau juga kebijaksanaan. Pemahaman itu
    berlaku di Indonesia dengan tidak memisahkan antara politics

    dan policy sehingga kita menganut satu paham yaitu politik.
    Politics di Indonesia harus dapat dilihat dalam konteks
    Ketahanan Nasional ini yang meliputi dua bagian utama yaitu
    politik dalam negeri dan politik luar negeri.

    3. Pengaruh Pada Aspek 
    Perekonomian adalah salah satu aspek kehidupan
    nasional yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan bagi
    masyarakat , meliputi produksi, distribusi serta konsumsi barang
    dan jasa. Usaha-usaha untuk meningkatkan taraf hidup
    masyarakat secara individu maupun kelompok serta cara-cara
    yang dilakukan dalam kehidupan bermasyarakat untuk

    memenuhi kebutuhan.
    Secara makro sistem perkonomian Indonesia dengan
    menggunakan terminologi nasional dapat disebut sebagai
    sistem perekonian kerakyatan. Merujuk pasal 33 UUD 1945
    maka kemakmuran yang dituju adalah kemakmuran rakyat
    Indonesia seluruhnya, termasuk mereka yang ada di pulaupulau
    terpencil dan puncak-puncak gunung melalu pemanfaatan
    sumber-sumber kekayaan alam yang ada.

    4. Pengaruh Pada aspek Sosial Budaya
    Istilah sosial budaya mencakup dua segi utama
    kehidupan bersama manusia yaitu segi sosial dimana manusia
    demi kelangsungan hidupnya harus mengadakan kerjasama
    dengan manusia lainnya. Sementara itu, segi budaya
    merupakan keseluruhan tata nilai dan cara hidup yang
    manifestasinya tampak dalam tingkah laku dan hasil tingkah

    laku yang terlembagakan.
    Pengertian sosial pada hakekatnya adalah pergaulan
    hidup manusia dalam bermasyarakat yang mengandung nilainilai
    kebersamaan, senasib, sepenanggungan dan solidaritas
    yang merupakan unsur pemersatu. Adapun hakekat budaya
    adalah sistem nilai yang merupakan hasil hubungan manusia
    dengan cipta, rasa dan karsa yang menumbuhkan gagasangagasan
    utama serta merupakan kekuatan pendukung
    penggerak kehidupan. Dengan demikian, kebudayaan
    merupakan seluruh cara hidup suatu masyarakat yang
    manifestasinya dalam tingkah laku dan hasil dari tingkah laku
    yang dipelajari dari berbagai sumber. Kebudayaan diciptakan
    oleh faktor organobiologis manusia, lingkungan alam,
    lingkungan psikologis dan lingkungan sejarah

    5. Pengaruh Pada Aspek Pertahanan dan Keamanan
    Pertahanan dan keamanan Indonesia adalah
    kesemestaan daya upaya seluruh rakyat Indonesia sebagai
    satu sistem pertahanan dan keamanan dalam mempertahankan
    dan mengamankan negara demi kelangsungan hidup dan
    kehidupan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
    Pertahanan dan keamanan dilaksanakan dengan
    menyusun, mengerahkan dan mengerakkan seluruh potensi
    nasional termasuk kekuatan masyarakat di seluruh bidang
    kehidupan nasional secara terintegasi dan terkoordinasi, yang
    diadakan oleh pemerintah dan negara Indonesia dengan TNI
    dan Polri sebagai inti pelaksana.
    Ketahanan pertahanan dan keamanan diartikan sebagai
    kondisi dinamik kehidupan pertahanan dan keamanan bangsa
    Indonesia yang berisi keuletan dan ketangguhan yang
    mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional
    didalam menghadapi ancaman, gangguan, hambatan dan
    tantangan yang datang dari luar maupun dari dalam baik
    langsung maupun tidak langsung yang membahayakan
    identitas, integritas dan kelangsungan hidup bangsa dan
    Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila

    dan UUD 1945.

    G. Keberhasilan Ketahanan Nasional Indonesia
    Untuk mewujudkan keberhasilan
    ketahanan nasional diperlukan kesadaran setiap warga negara

    Indonesia, yaitu :
    1. Memiliki semangat perjuangan bangsa dalam bentuk
    perjuangan non fisik yang berupa keuletan dan ketangguhan
    yang tidak mengenal menyerah yang mengandung
    kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam
    rangka menghadapi segala ancaman, gangguan, tantangan
    dan hambatan baik yang datang dari luar maupun dari
    dalam, untuk menjamin identitas, integritas, kelangsungan
    hidup bangsa dan negara serta perjuangan mencapai tujuan
    nasional.
    2. Sadar dan peduli terhadap pengaruh-pengaruh yang timbul
    pada aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan
    pertahanan keamanan, sehingga setiap warga negara
    Indonesia baik secara individu maupun kelompok dapat
    mengeliminir pengaruh tersebut, karena bangsa Indonesia
    cinta damai akan tetapi lebih cinta kemerdekaan. Hal itu
    tercermin akan adanya kesadaran bela negara dan cinta
    tanah air.
    Apabila setiap warga negara Indonesia memiliki
    semangat perjuangan bangsa dan sadar serta peduli terhadap
    pengaruh yang timbul dalam bermasyarakat, berbangsa dan
    bernegara serta dapat mengeliminir pengaruh-pengaruh
    tersebut, maka akan tercermin keberhasilan ketahanan nasional
    Indonesia. Untuk mewujudkan ketahanan nasional diperlukan
    suatu kebijakan umum dari pengambil kebijakan yang disebut
    Politik dan Strategi Nasional (Polstranas).

    Senin, Oktober 21, 2013

    EKONOMI KOPERASI

    1. Konsep, aliran, dan sejarah koperasi

    -Konsep
    a.       Konsep Koperasi  Barat
    Merupakan koperasi organisasi swasta, yang dibentuk secara sukarela oleh orang-orang yang mempunyai persamaan kepentingan, dengan maksud mengurusi kepentingan para anggotanya serta menciptakan keuntungan timbal balik bagi anggota koperasi maupun perusahaan koperasi.
    b.      Konsep Koperasi Sosialis
    Menyatakan bahwa koperasi direncanakan dan dikendalikan oleh pemerintah, dan dibentuk dengan tujuan merasionalkan produksi, untuk menunjang perencanaan nasional. Sebagai alat pelaksana dari perencanaan yang ditetapkan secara sentral, maka koperasi merupakan bagian dari suatu tata administrasi yang menyeluruh, berfungsi sebagai badan yang turut menentukan kebijakan public, serta merupakan badan pengawasan dan pendidikan.
    c.       Konsep Koperasi Negara Berkembang
    §  Koperasi sudah berkembang dengan ciri  tersendiri, yaitu dominasi campur tangan pemerintah dalam pembinaan dan pengembangannya.
    §  Perbedaan dengan Konsep Sosialis : Konsep Sosialis : tujuan koperasi untuk merasionalkan faktor produksi dari kepemilikan probadi ke pemilikan kolektif Konsep Negara Berkembang : tujuan koperasi adalah meningkatkan kondisi social ekonomi anggotanya.

    o   Latar Belakang Timbulnya Aliran Koperasi
    a.       Ketertarikan Ideologi, system perekonomian, & aliran koperasi
    Ideologi
    Sistem
    Perekonomian
    Aliran
    Koperasi

    Liberalisme/Kapit
    Alisme
    Sistem Ekonomi
    Bebas Liberal

    Yardstick

    Komunisme /
    Sosialisme

    Sistem Ekonomi
    Sosialis
    Sosialis
    Tidak termasuk
    Liberalisme dan
    Sosialisme
    Sistem Ekonomi
    Campuran

    Persemakmuran
    (Commonwealth)





    b.      Aliran Koperasi
    Aliran koperasi dibagi menjadi 3:
    1.       Aliran Yardstick
    Yardstick biasa ditemukan pada negara negara yang menganut ideologi kapitalisme atau yang menganut sistem perekonomian liberal. di aliran ini koperasi dapat menjadi suatu kekuatan untuk menyeimbangkan, menetralisasikan, menstabilkan dan mengoreksi perekonomin negara tersebut. tapi, pemerintah tidak akan ikut campur tangan terhadap keadaan koperasi tersebut. pemerintah terlihat “masa bodoh” atas bangun jatuh nya koperasi tersebut. maju tidaknya koperasi tersebut tergantung anggota koperasi itu sendiri,
    2.       Aliran Sosialis
    Disini koperasi dianggap sebagai suatu badan yang mempunyai peranan penting. koperasi dianggapalat yang paling efektif untuk dapat menyejahterkan masyarakat. karna sistem nya yang sangat menguntungkan. tidak hanya itu koperasi juga dianggap sebagai penyatu masyarakat. maksudnya adalah di dalam koperasi tersebut tidak membedakan kalangan atas, menengah, ataupun bawah. koperasi juga merupakan suatu organisasi yg menganut kekeluargaan. koperasi aliran ini biasanya ditemukan di eropa timur dan rusia.
    3.       Aliran Persemakmuran (common wealth)
    Koperasi dianggap sebagai wadah ekonomi rakyat yang berkedudukan stratgis dan juga koperasi memiliki peranan penting dalam sektor perekonomian masyarakat. koperasi juga sebagai alat yang efisien dan efektif dalam meningkatkan kualitas hidup anggotanya.  di sini pemerintah ikut membantu dalam gerakan koperasi tersebut. tujuannya adalah agar pertumbuhan ekonomi tersebut dapat berjalan baik. maju tidaknya koperasi ini, menjadi tanggug jawab pemerintah.




    o   Sejarah Perkembangan Koperasi
    a.       Sejarah Lahirnya Koperasi
    §  1844 di Rochdale Inggris, lahirnya koperasi modern yang berkembang dewasa ini. Th 1852 jumlah koperasi di Inggris sudah mencapai 100 unit
    §  1862 dibentuklah Pusat Koperasi Pembelian “The Cooperative Whole Sale Society (CWS)
    §  1818 – 1888 koperasi berkembang di Jerman dipelopori oleh Ferdinan Lasalle, Fredrich W. Raiffesen    
    §  1808 – 1883 koperasi berkembang di Denmark dipelopori oleh Herman Schulze
    §  1896 di London terbentuklah ICA (International Cooperative Alliance) maka koperasi telah menjadi suatu gerakan international.
    b.      Sejarah Perkembangan Koperasi Indonesia
    Masa Penjajahan
    Di masa penjajahan Belanda, gerakan koperasi pertama di Indonesia lahir dari inisatif tokoh R. A. Wiriaatmadja pada tahun 1986. Wiriaatmadja, patih Purwokerto ( Banyumas ) ini berjasa menolong para pegawai, pedagang kecil dan petani dari hisapan lintah darat melalui koperasi. Beliau dengan bantuan E. Sieberg, Asisten Residen Purwokerto, mendirikan Hulp-enSpaar Bank. Cita-cita Wiriaatmadja ini juga mendapat dukungan dari Wolf van Westerrode, pengganti Sieberg. Mereka mendirikan koperasi kredit sistem Raiffeisen.
    Gerakan koperasi semakin meluas bersamaan dengan munculnya pergerakan nasional menentang penjajahan. Berdirinya Boedi Oetomo, pada tahun 1908 mencoba memajukan koperasi rumah tangga ( koperasi konsumsi ). Serikat Islam pada tahun 1913 membantu memajukan koperasi dengan bantuan modal dan mendirikan Toko Koperasi. Pada tahun 1927, usaha koperasi dilanjutkan oleh Indonesische Studie Club yang kemudian menjadi Persatuan Bangsa Indonesia ( PBI ) di Surabaya. Partaui Nasional Indonesia ( PNI ) di dalam kongresnya di Jakarta berusah menggelorakan semangat kooperasi sehuingga kongres ini sering juga disebut “ kongres koperasi ”.
    Pergerakan koperasi selam penjajahan Belanda tidak dapat berjalan lancer. Pemerintah Belanda selalu berusaha menghalanginya, baik secara langsug maupun tidak langsung. Selain itu, kesadaran masyarakat atas koperasi sangat rendah akibat penderitaan yang dialaminya. Untuk membatasi laju perkembangan koperasi, pemerintah Belanda mengeluarkan peraturan koperasi Besluit 7 April No. 431 tahun 1915.
    Masa Kemerdekaan
    Setelah bangsa Indonesia merdeka, pemerintah dan seluruh rakyat segera menata kembali kehidupan ekonomi. Sesuai dengan tuntutan UUD 1945 pasal 33, perekonomian Indonesia harus didasarkan pada asas kekeluargaan. Dengan demikian, kehadiran dan peranan koperasi di dalam perekonomian nasional Indonesia telah mempunyai dasar konstitusi yang kuat. Di masa kemerdekaan, koperasi bukan lagi sebagai reaksi atas penderitaan akibat penjajahan, koperasi menjadi usaha bersama untuk memperbaiki dan meningkatkan taraf hidup yang didasarkan pada asas kekeluargaan. Hal ini sangat sesuai dengan cirri khas bangsa Indonesia, yaitu gotong royong.
    Pada awal kemerdekaan, koperasi berfungsi untuk mendistribusikan keperluan masyarakat sehari-hari di bawah Jawatan Koperasi, Kementerian Kemakmuran. Pada tahun 1946, berdasarkan hasil pendaftaran secara sukarela yang dilakukan Jawatan Koperasi terdapat sebanyak 2.500 buah koperasi. Koperasi pada saat itu dapat berkembang secara pesat.
    Namun karena sistem pemerintahan yang berubah-ubah maka terjadi titik kehancuran koperasi Indonesia menjelang pemberontakan G30S / PKI. Partai-partai memenfaatkan koperasi untuk kepentingan partainya, bahkan ada yang menjadikan koperasi sebagai alat pemerasan rakyat untuk memperkaya diri sendiri, yang dapat merugikan koperasi sehingga masyarakat kehilangan kepercayaannya dan takut menjadi anggota koperasi.
    Pembangunan baru dapat dilaksanakan setelah pemerintah berhasil menumpas pemberontakan G30S / PKI. Pemerintah bertekad untuk melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen. Kehadiran dan peranan koperasi dalam perekonomian nasional merupakan pelaksanaan amanat penderitaan rakyat. Masa pasca kemerdekaan memang dapat dikatakan berkembang tetapi pada masa itu membuat perkembangan koperasi berjalan lambat. Namun keadaannya sperti itu, pemerintah pada atahun 1947 berhasil melangsungkan Kongres Koperasi I di Tasikmalaya, Jawa Barat.

    2.       Pengertian & Prinsip-prinsip Koperasi
    o   Koperasi, gotong royong & tolong menolong:
    KOPERASI
    Mengandung makna “kerja sama”, ada juga mengartikan ‘menolong satu sama lain’. Arti kerjasama bisa berbeda-beda tergantung dari cabang ilmunya.
    Koperasi berkaitan dengan fungsi-fungsi :
    ·      Fungsi Sosial
    ·      Fungsi Ekonomi
    ·      Fungsi Politik
    ·      Fungsi Etika
    GOTONG ROYONG
    Menurut Mubyarto, Gotong Royong adalah kegiatan bersama untuk mencapai tujuan bersama.
    TOLONG MENOLONG
    Menurut Mubyarto, Tolong menolong atau Bantu membantu menunjukan pada pencapaian tujuan perorangan.Gotong royong dan tolong menolong lebih bertujuan sosial, bukan bertujuan ekonomi. Koperasi mempunyai tujuan ekonomi yang lebih konkrit.
    o   Pengertian Koperasi
    Koperasi berasal dari kata “co” dan “operatio” yang mempunyai arti bekerja sama untuk mencapai tujuan. Secara umum Arifin Chanigo(1984:2) menyatakan koperasi merupakan : “Suatu perkumpulan yang beranggotakan orang- orang atau badan- badan yang memberikan kebebasan masuk dan keluar menjadi anggota, dengan kerja sama secara kekeluargaan menjalankan usaha, untuk mempertinggi kesejahteraan anggotanya”
    o   Prinsip Koperasi
    Prinsip Koperasi adalah suatu sistem ide-ide abstrak yang merupakan petunjuk untuk membangun koperasi yang efektif dan tahan lama. Prinsip koperasi terbaru yang dikembangkan International Cooperative Alliance(Federasi koperasi  non-pemerintah internasional) adalah:
    §  Keanggotaan yang bersifat terbuka dan sukarela,
    §  Pengelolaan yang demokratis,
    §  Partisipasi anggota dalam ekonomi,
    §  Kebebasan dan otonomi,
    §  Pengembangan pendidikan, pelatihan, dan informasi.
    Di Indonesia sendiri telah dibuat UU no. 25 tahun 1992 tentang Perkoperasian. Prinsip koperasi menurut UU no. 25 tahun 1992 adalah:
    §  Keanggotaan yang bersifat terbuka dan sukarela,
    §  Pengelolaan yang demokratis,
    §  Pembagian SHU dilakukan secara adil sesuai dengan jasa usaha masing-masing anggota,
    §  Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal,
    §  Kemandirian,
    §  PendidikanPerkoperasian,
    §  Kerjasamaantarkoperasi.
    3.       Organisasi Manajemen Koperasi
    ·         Perangkat Organisasi
    Menurut UURI No. 25/1992 tentang Perkoprasian 21 dinyatakan bahwa perangkat organisasi koperasi terdiri dari:
    a) Rapat anggota
    b) Pengurus
    c) Pengawas
    Jadi, baik menurut UU No. 12/1967 maupun UURI No. 25/1992, pengelola atau manajer tidak dimasukan dalam perangkat organisasi koperasi. Hal ini, bias dipahami mengingat adanya unsur demokrasi koperatif yang terkandung dalam koperasi yaitu bahwa Kendal dan tanggung jawab dari pengelola koprasi itu berada ditangan para anggotanya, sedangkan manajer bukan anggota koperasi. Tetapi, dengan menunjukkan kepada asas manajer bagi keberhasilan usaha, maka wajar jika manajer itu kita masukkan sebagai salah satu komponen dari manajemen koperasi.
    ·         Manajemen Koperasi
    Manajemen koprasi dapat didefinisikan sebagai cara memanfaatkan segala sumber daya koperasi sebagai organisasi ekonomi secara efektif dan efisien dengan memperhatikan lingkungan organisasi dalam rangka usaha mencapai tujuan organisasi dengan mendasarkan asas-asas koperasi.



    SUMBER:
    ·         Firdaus Muhammad, Edhi Agus 2002. Perkoprasian. Jakarta: Ghalia Indonesia
    ·      file:///J:/DL/Candra%20Nopita%20Sari%20%20PENGERTIAN,%20TUJUAN,%20dan%20PRINSIP-PRINSIP%20KOPERASI.htm
    ·         http://agushadim.blogspot.com/2012/11/pengertian-dan-prinsip-prinsip-koperasi.html